WALI KOTA Sabang Zulkifli H Adam mengatakan, momentum peringatan Hari Pers
Nasional (HPN) tahun 2026 yang dilaksanakan di Kota Serang Banten merupakan
bentuk penguatan peran insan pers sebagai pilar keempat demokrasi, pengawal
kebenaran, serta penjernih informasi di tengah disrupsi digital.
Momentum ini tentunya menegaskan kembali kemerdekaan pers
sekaligus meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan jurnalis serta mendorong
ekosistem media yang sehat.
Sehingga wajar saja Insan pers memiliki peran strategis dan
krusial dalam meningkatkan ekonomi nasional, bertindak sebagai pilar keempat
demokrasi sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan
ekonomi.
Terutama sekali bisa dilihat peran nyatanya adalah mendukung
program pemerintah mendorong ekonomi UMKM dan ekonomi rakyat.
Pers membantu mempromosikan dan mengedukasi pelaku usaha
mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar bisa naik kelas, meningkatkan daya saing
dan beradaptasi dengan digitalisasi.
Melalui dukungan lewat pemberitaan yang konsisten terhadap
IKM (Industri Kecil Menengah) dalam
membuat berbagai produk lokal yang dihasilkan, kini bisa menjangkau pasar yang
lebih luas.
Dan pastinya semua itu terwujud melalui penyebaran informasi
ekonomi akurat dari pada Insan pers yang telah menyajikan data dan informasi
berita ekonomi sesuai fakta data akurat. .jpeg)
Foto | Wali Kota Sabang bersama Pengurus PWI Sabang di Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang
Ini sangat membantu sekali baik itu masyarakat, investor,
dan pelaku usaha dalam mengambil keputusan ekonomi yang tepat.
Sehingga terjadilah peningkat iklim investasi lewat pemberitaan yang disajikan bernilai positif karena insan pers membantu menjaga stabilitas yang pada gilirannya meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Indonesia.
"Jadi saya pikir, peran insan pers melalui medianya
sudah banyak sekali melahirkan edukasi dan literasi peningkatan ekonomi
masyarakat.
Selain pers berperan dalam meningkatkan literasi ekonomi dan
keuangan masyarakat, pers juga mendidik masyarakat mengenai kebijakan publik
dan membantu mengenalkan program pemerintah yang berkaitan dengan pembangunan
ekonomi," ujarnya.
Menurutnya, industri media saat ini merupakan bagian dari
ekonomi kreatif dan industri informasi yang menyerap tenaga kerja dan
menggerakkan roda ekonomi.
![]() |
| Foto | Foto bersama Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar bersama pejabat lainnya Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten |
Sebab melalui pemberitaan yang sehat dan beretika, pers
berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional yang solid, bahkan
dalam situasi ekonomi yang menantang.
"Pada prinsipnya saya menilai, insan pers itu memiliki
tanggung jawab besar memastikan masyarakat tidak tersesat oleh informasi yang
keliru di era teknologi.
Mudah-mudahan di peringatan HPN 2026 yang mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” para insan pers dapat terus berkarya dalam menyampaikan informasi ke publik dan dapat menjadi fondasi penting bagi transparansi dan kemajuan ekonomi masyarakat Indonesia," tutupnya.
Pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten berlangsung meriah dan sarat pesan strategis. Kota Serang menjadi titik temu pejabat tinggi negara, tokoh pers, hingga tamu internasional yang berkumpul membahas peran vital pers di tengah tantangan digital dan ekonomi nasional, pada Senin 9 Februari 2026.
Dan puncak acara HPN 2026 Banten sebelumnya telah berlangsung pada 6-9 Februari. Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto yang semula dijadwalkan hadir.
Kemudian hadir pula sejumlah pejabat negara, di antaranya
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta Gubernur Banten Andra Soni.
![]() |
| Foto | Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar mewakili Presiden RI saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten |
Bahkan, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih juga tampak di
barisan utama, mulai dari Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria,
Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya,
Menteri Kebudayaan Fadli Zon, hingga Menteri Desa Yandri Susanto. Turut hadir
Ketua MPR RI Ahmad Muzani.
Ada pula delegasi dari negara sahabat Malaysia yang dipimpin
Wakil Menteri Komunikasi Teo Nie Ching, datang bersama rombongan wartawan
negeri jiran berjumlah 30 orang.
Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”,
HPN 2026 menekankan bahwa media massa bukan sekadar penyampai informasi, tetapi
juga fondasi penting bagi transparansi dan kemajuan ekonomi.
Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir, menyatakan keterbukaan
informasi menjadi kunci kemajuan bangsa. Menurutnya, kritik dari pers harus
dipandang sebagai bentuk kontrol sehat dalam demokrasi.
“Ekonomi yang kokoh hanya bisa terbangun jika masyarakat memperoleh informasi yang jernih, akurat, dan akuntabel,” ujarnya.
Perayaan Hari Pers Nasional tahun 2026 di Banten sebelumnya
dihadiri lebih dari seribu orang wartawan dan pengurus organisasi serikat
kewartawanan. Hari Pers Nasional 2026 di Banten diharapkan tidak hanya menjadi
seremoni tahunan, tetapi juga panggung konsolidasi masa depan jurnalisme
Indonesia.[ADV]


.jpeg)
0 Komentar