
Foto | Ketua Komisi IV DPRK Sabang, Muhammad Ridwan
Sabang – Ketua Komisi IV DPRK Sabang, Muhammad Ridwan, menilai kawasan wisata Pulau Klah memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan baru di Kota Sabang, seiring meningkatnya aktivitas wisata menjelang tahun 2026.
Ridwan menyebut, perkembangan wisata Pulau Klah yang berada di Gampong Krueng Raya menunjukkan tren positif dalam beberapa waktu terakhir. Keindahan bawah laut serta keanekaragaman biota laut menjadi daya tarik utama yang dinilai mampu menarik minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Menurut politisi dari Partai Amanat Nasional tersebut, geliat sektor pariwisata yang mulai tumbuh turut mendorong pergerakan ekonomi masyarakat setempat. Namun, pertumbuhan itu perlu diimbangi dengan penyediaan fasilitas pendukung yang memadai agar aktivitas wisata berjalan tertib dan berkelanjutan.
“Komisi IV DPRK Sabang memandang pengembangan Pulau Klah harus dilakukan secara terencana. Infrastruktur dasar seperti dermaga penyeberangan menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas wisata dan transportasi laut berjalan lebih tertib dan aman,” kata Ridwan saat dimintai tanggapan, Sabtu (28/2/2026).
Ia menegaskan, keberadaan dermaga yang representatif bukan hanya soal aksesibilitas, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan wisatawan dan kenyamanan pelaku usaha transportasi laut.
Selain dermaga, Ridwan juga menyoroti keterbatasan sejumlah fasilitas penunjang yang masih dirasakan pelaku wisata dan pengunjung. Ketersediaan air bersih, penerangan kawasan, pengelolaan sampah, hingga fasilitas ibadah disebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan promosi semata, melainkan harus menyentuh kebutuhan dasar di lapangan. Infrastruktur yang layak, kata dia, akan menjadi fondasi penting agar potensi wisata dapat memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
“Pariwisata yang tumbuh harus dibarengi dengan dukungan fasilitas yang memadai. Jika dikelola dengan baik, Pulau Klah berpeluang menjadi destinasi unggulan baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ridwan menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan pelaku wisata menjadi kunci dalam pengembangan kawasan wisata. Komisi IV DPRK Sabang, kata dia, siap mengawal aspirasi pelaku wisata agar dapat diakomodasi dalam perencanaan serta penganggaran daerah ke depan.
Dengan potensi alam yang dimiliki, Pulau Klah dinilai bukan hanya sebagai destinasi alternatif, tetapi berpeluang menjadi salah satu penopang baru sektor pariwisata Sabang jika dikelola secara terintegrasi dan berkelanjutan.[IR]
0 Komentar