Jaga Akhlak di Ruang Digital, MPU Sabang Ingatkan Bahaya Judi Online

Foto | Ketua MPU Kota Sabang, Tgk. Baharuddin, SH mendampingi Tim Auditor LPPOM MPU Aceh saat melakukan audit salah satu usaha rumah makan di Kota Sabang (ist)

Sabang.AGN - Majelis Permusyawaratan Ulama Kota Sabang menyoroti meningkatnya peredaran konten negatif dan praktik judi online di ruang digital selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. 

Lembaga tersebut menegaskan, momentum ibadah tidak boleh ternodai oleh aktivitas daring yang merusak moral dan ketahanan ekonomi keluarga.

Ketua MPU Sabang, Tgk. Baharuddin, menyampaikan bahwa Ramadhan seharusnya menjadi sarana pendidikan akhlak, termasuk dalam penggunaan media sosial. Ia mengingatkan masyarakat untuk menjaga lisan dan jemari dari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, ghibah, hingga promosi terselubung judi online yang kini marak menyasar generasi muda, Kamis (26/2/2026).

Menurut MPU, fenomena judi online bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi ancaman sosial yang berdampak luas. Selain menimbulkan kerugian finansial, praktik tersebut dinilai memicu konflik rumah tangga dan melemahkan stabilitas ekonomi keluarga.

MPU Sabang mengaku masih menerima laporan masyarakat terkait peredaran tautan dan iklan judi melalui pesan singkat maupun platform digital. Kondisi ini dinilai memerlukan kewaspadaan bersama, terutama di tengah meningkatnya intensitas penggunaan gawai saat Ramadhan.

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi pembinaan keagamaan, MPU meminta orang tua memperketat pengawasan aktivitas digital anak, khususnya pada malam hari setelah pelaksanaan ibadah. Penguatan kontrol keluarga dinilai menjadi benteng awal mencegah keterlibatan generasi muda dalam praktik judi online.

MPU juga mendorong pemerintah daerah dan aparat penegak hukum meningkatkan pengawasan serta menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam penyebaran konten judi online di wilayah Sabang. Penegakan hukum yang konsisten dianggap penting untuk memberi efek jera.

Di sisi lain, MPU mengajak para konten kreator dan pegiat media sosial di Sabang memanfaatkan platform digital sebagai sarana dakwah dan edukasi. Literasi digital, kampanye bahaya judi online, serta ajakan memperkuat ukhuwah Islamiyah dinilai lebih relevan dengan semangat Ramadhan.

MPU Sabang berharap Ramadhan 1447 Hijriah menjadi titik balik terciptanya ruang digital yang lebih sehat dan bermartabat. Dengan sinergi antara keluarga, pemerintah, dan masyarakat, lembaga ini optimistis upaya menjaga moral generasi muda dapat diperkuat di tengah tantangan era digital.[PIM]

0 Komentar