Wali Kota Sabang Ingatkan Keuchik Soal Disiplin dan Transparansi Dana Desa

 

Foto | Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam saat diwawancarai Wartawan usai pelantikan Keuchik di Kota Sabang (dok.AGN)

Sabang.AGN – Wali Kota Sabang, Zulkifli H Adam, menegaskan pentingnya disiplin kerja bagi para keuchik yang baru dilantik agar mampu menjadi teladan dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong.

Hal tersebut disampaikan Zulkifli usai pelantikan keuchik di Aula Pulau Weh Kantor Wali Kota Sabang, Rabu (14/01/2026).

Saat memberikan arahan kepada para pejabat gampong di Kota Sabang. Ia mencontohkan hal sederhana namun fundamental, seperti ketepatan waktu dalam menjalankan tugas.

“Kalau rapat dijadwalkan pukul 09.00 WIB, jangan molor. Harus tepat waktu. Itu menunjukkan citra kita sebagai pemimpin yang berkualitas,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, kedisiplinan adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah gampong. Dari sikap disiplin inilah akan lahir tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

Selain soal kedisiplinan, Wali Kota Sabang juga mengingatkan para keuchik agar berhati-hati dalam mengelola dana desa. Ia menekankan bahwa setiap rupiah yang digunakan harus transparan, tepat sasaran, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Hati-hati dalam menjalankan dana desa. Harus tepat sasaran dan jangan sampai berujung pada permasalahan hukum. Lihat baik-baik masyarakat yang memang membutuhkan bantuan kita,” tegasnya.

Zulkifli mengingatkan, pengelolaan dana desa bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga menyangkut integritas dan kepercayaan publik. Kesalahan kecil dalam tata kelola anggaran dapat berdampak besar, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi citra pemerintahan gampong secara keseluruhan.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Sabang juga mengungkapkan rencana program strategis di bidang kebersihan lingkungan. Ia menyebutkan, Pemerintah Kota Sabang bersama pimpinan DPRK Sabang telah sepakat memberikan apresiasi kepada gampong yang berhasil mengelola kebersihan lingkungannya dengan baik.

Sebagai bentuk penghargaan, pemerintah akan mengalokasikan hadiah khusus bagi gampong terbaik dalam pengelolaan kebersihan. Juara pertama akan mendapatkan dana sebesar Rp300 juta, juara kedua Rp200 juta, dan juara ketiga Rp100 juta.

“Program ini akan kita lakukan setiap tahun selama masa kepemimpinan saya,” kata Zulkifli.

Ia berharap, program tersebut dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh gampong untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, sekaligus menumbuhkan budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

Menurutnya, kebersihan bukan hanya soal estetika, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan, kenyamanan, serta daya tarik Kota Sabang sebagai daerah wisata.

Dengan kombinasi antara disiplin aparatur gampong, transparansi pengelolaan dana desa, dan perhatian terhadap kebersihan lingkungan, Zulkifli optimistis pemerintahan gampong di Kota Sabang akan semakin profesional dan berdaya guna bagi masyarakat.[PIM]

0 Komentar