Senin, 27 Juni 2022

Famtrip Sebagai Sarana Menarik Wisatawan ke Kota Sabang

Famtrip Sebagai Sarana Menarik Wisatawan ke Kota Sabang

 

Sabang.AGN – Promosikan Desa Wisata di Kota Sabang Dinas Pariwisata menggelar Famtrip selama empat hari yang diikuti oleh 22 orang peserta dari Banda Aceh dan Sumatera Utara, Senin (27/06/2022).

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang melalui Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Murdiana, S.Si, M.Si mengatakan,  tujuan Famtrip ini diselenggarakan untuk mempromosikan pariwisata  dan destinasi di Kota Sabang serta menjual paket wisata yang ada di dalam Gampong (desa).

Meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Sabang melalui promosi paket Desa Wisata dan memperkenalkan atraksi budaya serta kearifan lokal Desa Wisata di Kota Sabang dipandang penting karena akan menjadi sarana promosi yang dapat menjelaskan secara detail tentang tempat wisata tersebut.

“ Kita akan memperkenalkan spot terbaik di daerah kita, serta kearifan local Desa Wisata seperti kawasan Anoi Itam, Aneuk Laot, Jaboi dan Iboih. Dengan sendirinya akan terjadi peningkatan kualitas promosi Pariwisata Kota Sabang melalui media sosial dan memberikan motivasi bagi Pokdarwis selaku generasi muda milenial dan kreatif Kota Sabang untuk mengembangkan pariwisata di desanya menjadi destinasi yang menarik agar banyak dikunjungi wisatawan,” terang Murdiana.

Murdiana berharap, agar kunjungan para wisatawan ke Sabang dan juga promosi desa wisata ini menjadi meningkat dan terus lebih baik lagi untuk kedepannya.

Sementara, Event Organizer (EO) Pelaksana Irwan Mahdi, M.Tour mengatakan, Familiarization Trip (Famtrip),  promosi paket desa wisata Sabang ini berlangsung pada 27-30 Juni 2022 pada empat desa wisata dengan peserta yakni Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) yang merupakan travel agent, serta dari beberapa media dari Aceh dan Sumatera Utara.

“Kita memberikan atraksi-atraksi yang biasanya orang pergi ke Sabang seperti snorkling, diving. Kali ini kita lakukan Familiarization Trip itu untuk desa wisata, jadi yang kita kenalkan aktivitas keseharian seperti makanan tradisional desa wisata atau kegiatan lain di desa wisata,” ujar Irwan Mahdi.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2022 Aceh Global News | Created By OLG.link