Suradji Junus Harap FPRMI Aceh Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Informasi Publik

Foto | Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, menghadiri pelantikan Pengurus FPRMI Aceh periode 2026-2029 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (14/10/2026).(dok.AGN)

Banda Aceh.AGN – Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, berharap Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) Aceh dapat memperkuat peran pers dalam menyampaikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Suradji saat menghadiri pelantikan pengurus FPRMI Aceh periode 2026-2029 di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (14/10/2026).

Dalam kesempatan itu, sebanyak 18 pengurus FPRMI Aceh resmi dilantik oleh Ketua Umum FPRMI, Bernadus Wilson Lumi. Kepengurusan untuk tiga tahun ke depan tersebut dipimpin Muhammad Saleh sebagai ketua.

Suradji menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan baik serta diikuti langkah nyata untuk meningkatkan kualitas jurnalistik di tengah perubahan lanskap media yang semakin dinamis.

Menurutnya, pers memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat, tidak hanya sebagai penyampai berita, tetapi juga sebagai penghubung komunikasi antara pemerintah dan publik. Karena itu, setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat perlu mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme serta mematuhi kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas. Hal tersebut dinilai menjadi bagian mendasar untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap media, khususnya di tengah perkembangan teknologi digital yang mempercepat penyebaran informasi.

Selain itu, Suradji berharap hubungan antara pemerintah dan insan pers dapat terus dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan konstruktif. Sinergi tersebut diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai kebijakan, program, dan perkembangan pembangunan daerah.

Ia menambahkan, keterbukaan informasi publik perlu didukung oleh kerja sama yang baik antara pemerintah dan media. Dengan demikian, informasi pembangunan tidak hanya tersampaikan secara luas, tetapi juga dapat dipahami masyarakat sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan daerah.

Pelantikan pengurus FPRMI Aceh periode 2026-2029 diharapkan menjadi langkah untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus mendorong para pemimpin redaksi menghadapi tantangan industri media. Melalui kepengurusan baru, FPRMI diharapkan mampu berkontribusi dalam membangun ekosistem pers yang profesional dan bertanggung jawab di Aceh.[ZAK]

0 Komentar