Persiapan Haji 1448 H, Sabang Percepat Evaluasi Kesehatan Calon Jemaah

Foto | Kepala Kantor Kemenhaj Kota Sabang, H. Ghazali, bersama jajaran Dinas Kesehatan membahas perkembangan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji 1448 H/2027 M.(dok.kreasi AI AGN)

Sabang.AGN – Sebanyak 39 calon jemaah haji reguler asal Kota Sabang telah menjalani pemeriksaan kesehatan untuk persiapan keberangkatan haji tahun 1448 Hijriah atau 2027 Masehi. Dari jumlah tersebut, dua orang masih membutuhkan evaluasi lanjutan terkait tekanan darah dan kadar gula darah.

Perkembangan pemeriksaan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Sabang bersama Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang, Jumat (9/10).

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Sabang, H. Ghazali, S.Ag., M.E.I., hadir bersama Kepala Subbagian Tata Usaha Ruli Hafidhat, S.E., M.M. Pertemuan itu juga diikuti dr. Pristilya Casandra Golda, Kabid Kesehatan Masyarakat dan P2P, serta tim pemeriksa kesehatan calon jemaah haji.

Dalam rapat tersebut, kedua instansi mengevaluasi perkembangan pemeriksaan, termasuk pemutakhiran data kesehatan melalui aplikasi Siskohatkes. Pembahasan juga mencakup kendala calon jemaah yang masih berstatus istithaah sementara dan percepatan pemeriksaan lanjutan bagi mereka yang memiliki risiko kesehatan tinggi.

Dari 39 calon jemaah yang telah diperiksa, sebanyak 34 orang menjalani pemeriksaan di Kota Sabang, sedangkan lima lainnya diperiksa berdasarkan domisili masing-masing. Selain itu, persiapan kesehatan turut membahas delapan calon jemaah haji cadangan dan empat calon jemaah dalam kategori pendampingan mahram.

Ghazali mengapresiasi kerja sama Dinas Kesehatan dan tim pemeriksa dalam mendukung kesiapan calon jemaah haji. Menurutnya, koordinasi diperlukan agar pemeriksaan berjalan sesuai tahapan dan persyaratan kesehatan yang ditetapkan.

“Kami terus bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan Tim Rikes untuk memastikan seluruh calon jemaah haji Kota Sabang tahun 1448 H ini memenuhi syarat istithaah kesehatan sesuai regulasi. Alhamdulillah progres pemeriksaan di Kota Sabang berjalan lancar,” ujar Ghazali, Minggu (11/10/2026).

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang, Rinaldi Syahputra, menyampaikan bahwa koordinasi dengan Kemenhaj diperlukan untuk memastikan hasil pemeriksaan ditindaklanjuti sesuai kondisi masing-masing calon jemaah.

Calon jemaah yang membutuhkan pemeriksaan tambahan akan didorong memperoleh pendampingan sesuai kebutuhan kesehatannya. Di samping itu, pembaruan data dalam Siskohatkes menjadi perhatian agar informasi pemeriksaan tercatat dan proses pemenuhan persyaratan istithaah dapat berjalan dengan baik.

Rapat tersebut ditutup dengan sinkronisasi data antara Kemenhaj dan Dinas Kesehatan Kota Sabang. Kedua pihak menyepakati pentingnya tindak lanjut pemeriksaan sebagai bagian dari persiapan kesehatan calon jemaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.[DIKK]

0 Komentar