
Foto | Wali
Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meninjau kegiatan Pangan Murah di
Gampong Lamlagang, Kamis (15/10/2026).(dok.Humas Pemko banda Aceh untuk AGN)
Banda Aceh.AGN – Memanfaatkan lahan kecil di sekitar rumah untuk menanam kebutuhan dapur bisa menjadi langkah sederhana dalam menjaga ketahanan pangan keluarga. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengajak masyarakat mulai menanam cabai dan sayuran agar sebagian kebutuhan pangan dapat dipenuhi secara mandiri.
Ajakan tersebut disampaikan Illiza saat meninjau kegiatan Pangan Murah di Gampong Lamlagang, Banda Aceh, Kamis (14/10/2026), dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia.
Menurut Illiza, kebiasaan menanam di pekarangan dapat membantu rumah tangga menghadapi perubahan harga bahan pangan. Cabai dan sejumlah kebutuhan dapur lainnya kerap mengalami kenaikan harga, sehingga ketersediaannya di rumah bisa mengurangi ketergantungan terhadap pembelian di pasar.
Ia berharap masyarakat tidak hanya mengandalkan program pangan murah, tetapi juga mulai memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan tempat tinggal. Pekarangan rumah, meskipun terbatas, dapat digunakan untuk menanam tanaman pangan sesuai kondisi dan ruang yang dimiliki.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Banda Aceh juga berupaya membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah menyalurkan sebanyak 2.000 paket bahan pangan bersubsidi kepada masyarakat.
Setiap paket mendapatkan subsidi sebesar Rp50.000. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan pengeluaran rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama bagi warga yang membutuhkan.
Illiza juga menyoroti kehadiran warga lanjut usia dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, program pangan murah diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Ia berharap kegiatan serupa dapat membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah perubahan harga pangan. Ketersediaan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dinilai penting agar kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi.
Selain intervensi melalui pangan murah, kebiasaan menanam di rumah dapat menjadi upaya jangka panjang yang dimulai dari keluarga. Masyarakat dapat menyesuaikan jenis tanaman dengan luas pekarangan, termasuk menggunakan pot atau wadah tanam apabila tidak memiliki lahan yang cukup.
Melalui kedua langkah tersebut, Pemko Banda Aceh berharap masyarakat semakin terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus terdorong untuk membangun kemandirian dari lingkungan rumah sendiri.[CSA]
0 Komentar