Mawardi: Penyaluran Zakat Sabang Menyasar Fakir, Miskin dan Guru Pengajian

Foto | Plt Baitul Mal Kota Sabang Mawardi, S.Tr., bersama jajaran terkait dalam kegiatan penyaluran zakat dan infaq Masa Haul 2025 Tahun Anggaran 2026 di Aula Pulau Weh, Jumat (9/10/2026).(dok.AGN)

Sabang.AGN – Baitul Mal Kota Sabang menyalurkan zakat dan infaq Masa Haul 2025 Tahun Anggaran 2026 kepada masyarakat yang berhak menerima. 

Program ini mencakup bantuan untuk keluarga kategori fakir dan miskin, tenaga pengajar keagamaan, serta dukungan pembangunan puluhan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Aula Pulau Weh, Kantor Wali Kota Sabang, Jumat (9/10/2026). Kegiatan itu dihadiri Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam, Wakil Wali Kota Suradji Junus, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, dan jajaran Pemerintah Kota Sabang.

Pelaksana Tugas (Plt) Baitul Mal Kota Sabang, Mawardi, S.Tr., bersama jajaran lembaga tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program penyaluran dana umat yang diperuntukkan bagi kelompok penerima sesuai ketentuan zakat.

Dalam program tersebut, bantuan bagi kelompok fakir diberikan kepada 672 kepala keluarga dengan nominal Rp800.000 per keluarga. Total dana yang dialokasikan mencapai Rp537,6 juta untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang masuk dalam kategori tersebut.

Bantuan berikutnya menyasar 1.676 kepala keluarga kategori miskin. Masing-masing menerima Rp500.000 dengan total anggaran Rp838 juta. Selain itu, Baitul Mal juga menyalurkan zakat kepada 464 guru TPA/TPQ, guru diniyah, dan balai pengajian yang masuk dalam kelompok fisabilillah, dengan bantuan Rp307.300 per penerima.

Secara keseluruhan, alokasi zakat untuk ketiga kelompok tersebut mencapai Rp1.518.187.200. Penetapan penerima dilakukan berdasarkan kriteria yang berlaku melalui pendataan dan survei, sehingga penyaluran bantuan diarahkan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Tidak hanya dalam bentuk bantuan langsung, dana infaq juga dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan 30 unit rumah. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp120 juta untuk setiap unit, dengan total mencapai Rp3,6 miliar. Program ini menjadi bagian lain dari pemanfaatan dana umat untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat.

Seluruh bantuan disalurkan secara non tunai melalui transfer dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke rekening masing-masing penerima. Mekanisme tersebut diterapkan untuk mendukung ketertiban administrasi dan memastikan penyaluran dana tercatat dengan baik.

Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam dalam kegiatan itu mengapresiasi jajaran Baitul Mal yang telah bekerja dalam proses pengelolaan dan penyaluran zakat serta infaq. Ia berharap dana yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Zulkifli juga mengingatkan bahwa zakat tidak hanya berkaitan dengan kewajiban ibadah, tetapi memiliki peran sosial dalam membantu warga yang membutuhkan. Ia mengajak masyarakat yang telah memenuhi kewajiban untuk terus menunaikan zakat serta meningkatkan infaq dan sedekah demi memperkuat kepedulian sosial di Kota Sabang.

Melalui penyaluran tersebut, Pemerintah Kota Sabang berharap pengelolaan zakat dan infaq dapat terus mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan bantuan, sekaligus memperkuat semangat berbagi dan solidaritas antarsesama.[DIKK]

0 Komentar