
Ilustrasi Tim gabungan melakukan pencarian terhadap wisatawan Malaysia yang dilaporkan hilang saat menyelam di kawasan Shark Plateau, Iboih, Sabang.(dok.kreasi AI AGN)
Sabang.AGN – Operasi pencarian terhadap seorang wisatawan asal Malaysia yang hilang saat melakukan penyelaman di perairan Gampong Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, masih berlangsung. Korban diduga hilang ketika berada di kawasan Shark Plateau, sekitar Pulau Seulako, Jumat (11/9/2026) kemarin.
Wisatawan tersebut diketahui bernama Ho Wee Han (49). Ia datang ke Sabang pada 8 September 2026 dan memiliki rencana kembali ke Malaysia pada 14 September mendatang.
Informasi mengenai hilangnya korban disampaikan Kapolres Sabang melalui Kapolsek Sukakarya Polres Sabang, Ipda Hairul Saleh Ritonga, S.H. Sebelum kejadian, Ho Wee Han sempat menginap di Rubiah Resort sebelum kemudian berpindah ke Iboih Dive Center, Sabtu (12/9/2026).
Pada Jumat sekitar pukul 14.30 WIB, korban mengikuti penyelaman bersama tiga orang penyelam lainnya. Kegiatan tersebut didampingi pemandu selam dari Iboih Dive Center, Ulayya Firmansyah.
Rombongan berangkat menggunakan kapal menuju lokasi penyelaman di kawasan Shark Plateau. Dari perairan Iboih, perjalanan menuju titik tersebut diperkirakan berlangsung sekitar 10 menit.
Sesampainya di lokasi, para penyelam turun ke laut dan dalam waktu sekitar dua menit telah mencapai kedalaman kurang lebih 44,5 meter. Pada awal kegiatan, seluruh anggota rombongan masih berada dalam pengawasan pemandu.
Situasi berubah setelah penyelaman berlangsung sekitar dua hingga tiga menit. Saat pemandu menoleh ke arah belakang, Ho Wee Han sudah tidak terlihat di antara anggota kelompok.
Pemandu sempat memperkirakan korban mungkin telah naik ke permukaan atau bergerak mengikuti penyelam lain di sekitar titik tersebut. Untuk menjaga keselamatan tiga penyelam lainnya, mereka kemudian diarahkan naik hingga kedalaman sekitar 20 meter.
Di saat bersamaan, pemandu meminta rekannya membantu memeriksa keberadaan korban. Setelah itu, rombongan secara bertahap kembali ke permukaan dan pencarian awal langsung dilakukan oleh pemandu bersama buddy serta tour guide dari kelompok penyelam.
Pencarian awal juga dilakukan dengan menunggu sekitar 30 menit, dengan harapan korban kembali muncul ke permukaan. Namun, hingga batas waktu tersebut, Ho Wee Han belum terlihat.
Rekan-rekan penyelam juga memastikan korban tidak diketahui bergabung dengan kelompok penyelam lain yang berada di kawasan tersebut.
Saat kejadian, kondisi arus bawah laut dilaporkan berada pada kategori sedang. Berdasarkan keterangan pemandu, kondisi arus tersebut masih memungkinkan untuk dihadapi oleh penyelam yang memiliki pengalaman.
Setelah upaya pencarian awal belum membuahkan hasil, pencarian kemudian diperluas dengan mengerahkan tim gabungan. Operasi tersebut melibatkan unsur kepolisian, Basarnas, pemandu dan buddy dari dive center, Panglima Laot Iboih serta masyarakat.
Kapolres Sabang AKBP Ahmad Faisal Pasaribu bersama jajaran juga turun ke lokasi untuk memantau proses pencarian. Personel Polres Sabang, Polsek Sukakarya, Satpolairud, Basarnas Kota Sabang dan unsur terkait lainnya ikut dikerahkan dalam operasi tersebut.
Tim gabungan memusatkan pencarian pada lokasi terakhir korban diketahui berada serta sejumlah area yang diperkirakan menjadi arah pergerakannya dengan mempertimbangkan kondisi arus di bawah permukaan laut.
Hingga laporan ini disusun, Ho Wee Han masih belum ditemukan. Pencarian terus dilakukan di sekitar kawasan Shark Plateau dan perairan sekitarnya.
Seluruh unsur yang terlibat masih berupaya menemukan keberadaan korban. Dalam pelaksanaan operasi, aspek keselamatan tim pencari juga menjadi perhatian mengingat proses pencarian dilakukan di lingkungan bawah laut.[DIKK]
0 Komentar