
Foto | Ilustrasi Ketua DPRK Sabang Magdalaina. Ketersediaan energi yang andal menjadi salah satu isu strategis dalam pengembangan ekonomi daerah.(dok.kreasi AI AGN)
Sabang.AGN – Ketersediaan listrik yang andal merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat di Kota Sabang. Sebagai daerah kepulauan yang mengandalkan sektor pariwisata dan jasa, kepastian pasokan energi berpengaruh terhadap operasional usaha, kenyamanan wisatawan, serta pertimbangan calon investor.
Ketua DPRK Sabang, Magdalaina, mengatakan, kebutuhan energi yang stabil semakin penting seiring berkembangnya usaha penginapan, restoran, pusat kuliner, perdagangan, dan berbagai layanan pendukung pariwisata, Sabtu (10/10/2026).
Gangguan pasokan listrik, apabila terjadi, dapat meningkatkan biaya operasional serta menghambat kelancaran pelayanan kepada pelanggan.
Bagi calon investor, ketersediaan infrastruktur dasar menjadi bagian dari perhitungan sebelum menanamkan modal. Selain akses transportasi, kepastian energi, jaringan komunikasi, ketersediaan air, dan kemudahan pelayanan perizinan turut menentukan daya tarik suatu daerah sebagai lokasi usaha.
Menurut Ketua DPRK Sabang itu, persoalan listrik perlu ditempatkan sebagai bagian dari agenda pembangunan ekonomi Sabang. Pemerintah daerah dan pihak penyedia tenaga listrik perlu membangun koordinasi untuk memetakan kebutuhan energi saat ini, memperkirakan pertumbuhan permintaan, serta mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan peningkatan layanan.
DPRK Sabang melalui fungsi pengawasan dapat mendorong agar persoalan tersebut dibahas berdasarkan data yang terukur. Informasi mengenai kapasitas pasokan, kebutuhan listrik sektor usaha, frekuensi gangguan, dan rencana peningkatan infrastruktur akan membantu menentukan langkah yang paling dibutuhkan masyarakat.
Di sisi lain, peluang pengembangan energi alternatif juga layak dikaji sesuai potensi dan kondisi geografis Sabang. Pemanfaatan energi surya, misalnya, dapat menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan melalui kajian teknis, perhitungan biaya, kesiapan jaringan, dan aspek keberlanjutan.
Penyelesaian tantangan kelistrikan membutuhkan pembagian peran yang jelas antara pemerintah daerah, penyedia tenaga listrik, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan perencanaan yang terukur, Sabang diharapkan mampu memperkuat daya tarik investasi sekaligus memastikan masyarakat dan pelaku usaha memperoleh layanan energi yang semakin andal.[DIKK]
0 Komentar