Banda Aceh.AGN – Memasuki masa pensiun membutuhkan persiapan yang matang, bukan hanya dari sisi administrasi, tetapi juga kesiapan mental dan kemampuan mengelola keuangan. Hal ini menjadi perhatian Pemerintah Kota Banda Aceh melalui pembekalan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang akan segera menyelesaikan masa tugasnya.
Foto | Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka Bimtek Persiapan Purna Tugas ASN di Aula Hotel Rasamala, Banda Aceh, Kamis (15/10/2026).(dok.Humas Pemko Banda Aceh untuk AGN)
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Persiapan Purna Tugas ASN di Aula Hotel Rasamala, Banda Aceh, Kamis (15/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti 65 ASN yang akan memasuki batas usia pensiun dalam rentang November 2026 hingga November 2027.
Melalui kegiatan bertema Mempersiapkan Masa Pensiun yang Produktif, Mandiri, dan Sejahtera melalui Penguatan Mental, Literasi Keuangan, dan Kewirausahaan itu, peserta dibekali pemahaman untuk menghadapi perubahan kehidupan setelah tidak lagi menjalankan rutinitas sebagai pegawai.
Illiza mengatakan, masa pensiun tidak seharusnya dipandang sebagai berakhirnya kesempatan untuk berkontribusi. Pengalaman kerja, pengetahuan, keterampilan, dan jaringan yang telah dibangun selama bertahun-tahun masih dapat dimanfaatkan untuk menjalankan berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para ASN atas pengabdian dan kontribusi mereka selama bekerja di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. Menurutnya, perhatian terhadap aparatur perlu berlanjut hingga mereka memasuki masa purna tugas.
Dalam menghadapi perubahan tersebut, Illiza menekankan pentingnya kesiapan mental. Para ASN diharapkan mulai menata pola kehidupan baru dengan mempererat hubungan keluarga, menjaga silaturahmi, meningkatkan ibadah, serta memperhatikan kesehatan fisik dan pikiran.
Selain kesiapan pribadi, pengelolaan keuangan menjadi aspek penting yang perlu diperhitungkan menjelang pensiun. ASN diingatkan untuk menyusun kebutuhan rutin, memperhitungkan biaya kesehatan, dan berhati-hati terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.
Illiza turut mendorong peserta mempertimbangkan berbagai kegiatan yang dapat dilakukan setelah purna tugas. Peluang tersebut dapat berupa usaha kuliner, perdagangan, pertanian, jasa, maupun kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, menurutnya, produktivitas tidak harus selalu diwujudkan dengan membuka usaha, karena berbagi pengetahuan, mendampingi keluarga, dan terlibat dalam kegiatan sosial juga merupakan bentuk kontribusi.
Bimtek yang berlangsung selama dua hari itu mencakup materi penguatan mental, literasi keuangan berdasarkan prinsip syariah, dan kewirausahaan. Peserta juga dijadwalkan mengikuti kunjungan lapangan ke pelaku UMKM di Banda Aceh untuk memperoleh gambaran mengenai aktivitas usaha secara langsung.
Melalui pembekalan tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap para ASN dapat memasuki masa pensiun dengan perencanaan yang lebih baik, mandiri secara finansial, serta tetap memiliki kegiatan yang bermanfaat. Berakhirnya masa kerja formal diharapkan tidak menghalangi mereka untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.[CSA]
0 Komentar