
Foto | Ilustrasi prakiraan cuaca Kota Sabang dan sekitarnya untuk periode 8-9 Oktober 2026 yang dirilis Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang.(dok.kreasi AI AGN)
Sabang.AGN – Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Kota Sabang dan sekitarnya didominasi cuaca berawan hingga berawan tebal pada Kamis, 8 Oktober 2026, hingga Jumat pagi, 9 Oktober 2026.
Kepala Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, menyampaikan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca yang berlaku mulai 8 Oktober pukul 07.00 WIB hingga 9 Oktober pukul 07.00 WIB, kondisi langit di sejumlah wilayah Sabang relatif berawan. Potensi hujan ringan diprakirakan muncul terutama pada dini hari hingga pagi.
Dalam prakiraan tersebut, wilayah Sukajaya, Sukakarya dan Sukamakmue memiliki pola cuaca yang hampir sama. Pada pukul 07.00 hingga 13.00 WIB, cuaca diprakirakan berawan, kemudian berubah menjadi berawan tebal mulai sore hingga dini hari.
Potensi hujan ringan diprakirakan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dan masih berlanjut hingga pukul 07.00 WIB. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama pengguna jalan dan warga yang melakukan aktivitas di luar ruangan pada waktu tersebut.
Dari sisi parameter cuaca, suhu udara di Kota Sabang dan sekitarnya diprakirakan berada pada kisaran 24 hingga 30 derajat Celsius, dengan kelembapan udara cukup tinggi, yakni sekitar 70 hingga 95 persen. Kecepatan angin diprakirakan mencapai sekitar 10 kilometer per jam.
Sementara untuk wilayah perairan Sabang-Banda Aceh, BMKG memperkirakan cuaca berawan tebal dengan angin bertiup dari arah barat daya hingga barat laut. Kecepatan angin berada pada kisaran 1-10 knot, sedangkan tinggi gelombang diprakirakan sekitar 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.
Selain kondisi cuaca, informasi pasang surut juga menjadi perhatian bagi masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut. Pada 8 Oktober 2026, pasang surut diprakirakan terjadi beberapa kali, yakni surut sekitar pukul 00.00-01.00 WIB dengan ketinggian 0,8 meter, pasang sekitar 06.00-07.00 WIB setinggi 1,4 meter, surut sekitar 12.00-14.00 WIB setinggi 0,6 meter, serta pasang kembali sekitar 19.00-20.00 WIB dengan ketinggian 1,3 meter.
Teguh Suprapto mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca, khususnya warga yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan. Meskipun tinggi gelombang diprakirakan rendah, kondisi cuaca tetap perlu menjadi salah satu pertimbangan dalam melakukan perjalanan laut.
Untuk wilayah daratan, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan ketika hujan ringan terjadi pada dini hari hingga pagi. Pengendara sebaiknya berhati-hati terhadap kemungkinan jalan licin dan berkurangnya jarak pandang saat hujan.
Berdasarkan informasi yang tercantum dalam prakiraan cuaca tersebut, tidak terdapat peringatan dini cuaca khusus yang dicantumkan untuk periode prakiraan. Namun, BMKG tetap mendorong masyarakat untuk mengikuti pembaruan informasi meteorologi apabila terjadi perubahan kondisi cuaca.[ARD]
0 Komentar