BMKG Sabang Prakirakan Cuaca Berawan, Gelombang Laut Capai 2,5 Meter

Foto | BMKG memprakirakan tinggi gelombang perairan Sabang–Banda Aceh berkisar 1,25 hingga 2,5 meter pada 15 Oktober 2026.(dok.kreasi AI AGN)

Sabang.AGN – Masyarakat yang beraktivitas di Kota Sabang dan sekitarnya, termasuk calon penumpang kapal cepat rute Sabang–Banda Aceh, diimbau memperhatikan kondisi cuaca dan perairan pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Berdasarkan prakiraan Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, cuaca di wilayah Sukajaya, Sukakarya, dan Sukamakmue diperkirakan didominasi kondisi berawan pada pagi hingga sore hari. Memasuki malam sampai menjelang pagi, cuaca berpotensi menjadi berawan tebal.

Dalam prakiraan yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB pada 15 Oktober hingga pukul 07.00 WIB pada 16 Oktober 2026, hujan ringan diperkirakan terjadi pada pagi hari berikutnya.

Suhu udara di wilayah tersebut diprakirakan berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 70–95 persen. Kecepatan angin dalam infografik BMKG tercatat sekitar 10 kilometer per jam.

Sementara itu, prakiraan cuaca perairan Sabang–Banda Aceh menunjukkan gelombang laut berada pada kategori sedang, dengan ketinggian berkisar 1,25 hingga 2,5 meter. Angin diprakirakan bertiup dari arah barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 1–10 knot, sesuai informasi pada infografik yang diterbitkan Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat yang hendak melaut maupun menggunakan transportasi laut. Penumpang kapal cepat disarankan memantau informasi terbaru dari BMKG dan operator kapal sebelum berangkat, karena kondisi cuaca serta gelombang dapat berubah.

BMKG juga mengingatkan pentingnya memperhatikan perkembangan cuaca selama beraktivitas di laut. Nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir perlu mempertimbangkan kondisi perairan serta mengikuti arahan otoritas terkait demi menjaga keselamatan perjalanan.

Informasi prakiraan cuaca dan kondisi perairan tersebut bersumber dari Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang. Masyarakat diharapkan terus mengikuti pembaruan resmi BMKG untuk memperoleh informasi terbaru sesuai perkembangan kondisi atmosfer dan laut.[ARD]

0 Komentar