BMKG Sabang: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Tiga Wilayah pada Sabtu Pagi

 

Foto | Ilustrasi prakiraan cuaca Kota Sabang dan sekitarnya untuk periode 10–11 Oktober 2026 yang dirilis Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang.(dok.kreasi AI AGN)

Sabang.AGN – Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang memprakirakan kondisi cuaca di sejumlah wilayah Kota Sabang dan sekitarnya pada Sabtu, 10 Oktober 2026, didominasi hujan ringan pada pagi hari sebelum berangsur berawan hingga berawan tebal pada siang hari.

Berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB pada 10 Oktober hingga pukul 07.00 WIB, 11 Oktober 2026, wilayah Sukajaya, Sukakarya, dan Sukamakmue berpotensi mengalami kondisi cuaca yang relatif serupa.

Pada pukul 07.00 WIB, ketiga wilayah tersebut diprakirakan mengalami hujan ringan. Memasuki pukul 10.00 hingga 13.00 WIB, kondisi cuaca diperkirakan berubah menjadi berawan tebal. Sementara itu, mulai pukul 16.00 WIB hingga Minggu pagi, cuaca diprakirakan cenderung berawan.

Kepala Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, menjadi pihak yang dapat memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai perkembangan cuaca di wilayah Sabang. Masyarakat diimbau menjadikan informasi resmi BMKG sebagai salah satu acuan dalam merencanakan aktivitas, terutama kegiatan luar ruangan dan perjalanan laut.

Selain prakiraan cuaca daratan, BMKG juga merilis informasi cuaca perairan serta pasang surut untuk jalur Sabang–Banda Aceh pada 10 Oktober 2026. Informasi tersebut penting diperhatikan oleh masyarakat yang akan melakukan penyeberangan, nelayan, serta pelaku usaha transportasi laut.

Dalam prakiraan pasang surut, air laut diprediksi surut pada pukul 03.00–04.00 WIB dengan ketinggian 0,3 meter, kemudian pasang pada pukul 09.00–10.00 WIB dengan ketinggian 1,8 meter. Pada sore hari, air laut kembali surut sekitar pukul 15.00–16.00 WIB dengan ketinggian 0,2 meter, sebelum kembali pasang pada pukul 21.00–22.00 WIB dengan ketinggian 1,9 meter.

Sementara itu, kondisi cuaca perairan diprakirakan berawan tebal. Angin bertiup dari arah barat daya hingga barat dengan kecepatan sekitar 1–15 knot. Tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kategori sedang, berkisar 1,25–2,5 meter.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi pengguna transportasi laut. Nelayan, operator kapal, dan calon penumpang diharapkan memperhatikan informasi cuaca serta perkembangan gelombang sebelum berangkat. Keputusan berlayar tetap perlu mempertimbangkan kondisi aktual di lapangan dan arahan otoritas terkait.

BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca dapat mengalami perubahan mengikuti perkembangan atmosfer. Karena itu, masyarakat diimbau terus memantau pembaruan informasi dari kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi cuaca maupun perairan selama beraktivitas.[ARD]

0 Komentar