BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Aceh, Potensi Meluas hingga Sabang

Foto | BMKG memperbarui peringatan dini cuaca wilayah Aceh pada Rabu (14/10/2026). Hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah kabupaten dan kota, dengan kemungkinan meluas hingga Kota Sabang.(dok.BMKG Sabang untuk AGN)
Sabang.AGN - Masyarakat di sejumlah wilayah Aceh diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul pembaruan peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (14/10/2026). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Berdasarkan informasi Prakirawan BMKG Aceh yang diperbarui pukul 10.30 WIB, potensi cuaca tersebut diperkirakan berlangsung mulai pukul 10.33 WIB hingga 13.43 WIB. Peringatan mencakup sejumlah kecamatan di beberapa kabupaten dan kota, dengan kemungkinan meluas ke wilayah lainnya.

Wilayah yang masuk dalam peringatan awal meliputi Kabupaten Aceh Timur, khususnya Idi Rayeuk, Birem Bayeun, Peureulak, Rantau Selamat, Rantau Peureulak, Peudawa, Peureulak Timur, Peureulak Barat, Sungai Raya, dan Idi Timur.

Selain itu, potensi hujan sedang hingga lebat juga terpantau dalam peringatan untuk Kecamatan Mesjid Raya di Kabupaten Aceh Besar, Teupah Selatan di Kabupaten Simeulue, serta Pulau Banyak Barat di Kabupaten Aceh Singkil.

Peringatan juga mencakup Kecamatan Manyak Payed, Karang Baru, dan Sekerak di Kabupaten Aceh Tamiang. Sementara itu, di Kota Langsa, wilayah yang disebutkan meliputi Langsa Timur, Langsa Barat, Langsa Kota, Langsa Lama, dan Langsa Baro, serta daerah sekitarnya.

BMKG turut mengingatkan bahwa potensi cuaca tersebut dapat meluas ke sejumlah wilayah lain di Aceh. Daerah yang masuk dalam potensi perluasan antara lain Kabupaten Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Besar, Pidie, Aceh Utara, Simeulue, Aceh Singkil, Gayo Lues, Aceh Jaya, Aceh Tamiang, dan Bener Meriah.

Kota Sabang juga masuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami perluasan cuaca tersebut, khususnya Kecamatan Sukakarya dan Sukajaya. Namun, dalam pembaruan yang disampaikan, kedua kecamatan itu tercantum pada daftar wilayah potensi meluas, bukan dalam daftar lokasi peringatan awal.

Kondisi cuaca berupa hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang perlu diantisipasi masyarakat, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Warga di wilayah terdampak juga perlu memperhatikan perubahan cuaca dan mengikuti informasi resmi terbaru dari BMKG.

Peringatan dini ini berlaku hingga pukul 13.43 WIB sesuai pembaruan yang disampaikan pada Rabu pagi. Masyarakat diimbau terus memantau perkembangan informasi cuaca karena kondisi di lapangan dapat berubah.

Informasi tersebut bersumber dari Prakirawan BMKG Aceh melalui layanan Nowcasting BMKG di https://nowcasting.bmkg.go.id.[ARD]

0 Komentar