
Foto | Peta peringatan dini cuaca BMKG untuk wilayah Aceh, Sabtu (10/10/2026), menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.(dok. BMKG Sabang untuk AGN)
Banda Aceh.AGN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Aceh pada Sabtu (10/10/2026). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi, disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Berdasarkan informasi BMKG yang diperbarui pada pukul 09.30 WIB, kondisi cuaca tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 09.40 WIB. Wilayah yang masuk dalam peringatan awal meliputi Kecamatan Kuta Baro, Simpang Tiga, dan Darul Kamal di Kabupaten Aceh Besar, serta Kecamatan Pulau Banyak Barat di Kabupaten Aceh Singkil dan sekitarnya.
BMKG memperkirakan potensi cuaca buruk tersebut dapat meluas ke sejumlah kabupaten dan kota lainnya. Perluasan wilayah terdampak mencakup Aceh Selatan, Aceh Barat, Aceh Besar, Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Jaya, dan Nagan Raya.
Di Kabupaten Aceh Barat, sejumlah kecamatan yang berpotensi terdampak antara lain Johan Pahlawan, Kaway XVI, Woyla, Samatiga, Bubon, Arongan Lambalek, Pante Ceureumen, Meureubo, Woyla Barat, Woyla Timur, dan Panton Reu.
Sementara itu, di Kabupaten Aceh Besar, potensi perluasan hujan mencakup banyak kecamatan, di antaranya Lhoong, Lhoknga, Indrapuri, Seulimeum, Montasik, Sukamakmur, Darul Imarah, Peukan Bada, Mesjid Raya, Ingin Jaya, Pulo Aceh, dan Blang Bintang.
Wilayah lainnya yang turut masuk dalam potensi perluasan meliputi sejumlah kecamatan di Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Jaya, dan Nagan Raya. Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat di beberapa kawasan pesisir maupun daratan perlu memperhatikan perkembangan cuaca selama periode peringatan berlangsung.
Di wilayah perkotaan, BMKG juga mencantumkan seluruh kecamatan di Kota Banda Aceh dalam daftar wilayah yang berpotensi terdampak perluasan hujan. Kecamatan tersebut meliputi Baiturrahman, Kuta Alam, Meuraxa, Syiah Kuala, Lueng Bata, Kuta Raja, Banda Raya, Jaya Baru, dan Ulee Kareng.
Kota Sabang turut masuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami perluasan cuaca buruk, khususnya Kecamatan Sukakarya dan Sukajaya. Masyarakat di Pulau Weh diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan maupun di kawasan pesisir.
BMKG memperkirakan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang tersebut berlangsung hingga pukul 12.00 WIB. Masyarakat diminta terus memantau pembaruan informasi cuaca dari sumber resmi serta mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi di wilayah masing-masing.
Warga juga disarankan menghindari tempat terbuka saat terjadi petir, menjauhi pohon atau papan reklame yang berpotensi tumbang akibat angin kencang, serta berhati-hati ketika berkendara di tengah hujan. Bagi masyarakat yang beraktivitas di laut, perkembangan cuaca perlu menjadi pertimbangan sebelum melakukan perjalanan.
Peringatan dini ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan pihak terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem. Informasi tersebut merupakan prakiraan potensi cuaca, sehingga masyarakat perlu mengikuti pembaruan resmi BMKG untuk mengetahui perkembangan kondisi di wilayah masing-masing.[ARD]
0 Komentar