
Foto | Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam didampingi Sekdako Sabang mengikuti Rapat Koordinasi Implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2025 secara virtual.(dok.AGN)
Sabang.AGN — Pemerintah Kota Sabang memperkuat komitmennya dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan melalui penguatan pembangunan serta pengelolaan jaringan irigasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut Implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025.
Komitmen itu ditunjukkan dengan keikutsertaan Pemerintah Kota Sabang dalam rapat koordinasi terkait percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi yang digelar secara virtual.
Rapat tersebut diikuti langsung oleh Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam didampingi Sekretaris Daerah Kota Sabang. Pertemuan menjadi ruang koordinasi untuk menyatukan langkah pemerintah daerah dengan kebijakan pemerintah pusat dalam mendukung sektor pertanian, Rabu (2/9/2026).
Implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2025 sendiri diarahkan pada percepatan pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi, termasuk rehabilitasi jaringan yang mengalami kerusakan. Selain pembangunan fisik, keberlanjutan operasi dan pemeliharaan jaringan juga menjadi bagian penting dalam memastikan fungsi irigasi tetap berjalan secara optimal.
Bagi daerah, ketersediaan jaringan irigasi yang baik memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas pertanian. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu faktor penunjang agar kebutuhan air untuk lahan pertanian dapat dikelola secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemko Sabang turut memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan program irigasi. Koordinasi dinilai diperlukan agar pembangunan maupun pengelolaan jaringan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian.
Selain pembangunan dan rehabilitasi, aspek pemeliharaan jaringan menjadi perhatian karena keberadaan infrastruktur irigasi harus mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang. Pengelolaan yang baik diperlukan agar jaringan yang telah dibangun maupun diperbaiki tetap berfungsi dan dapat mendukung produktivitas pertanian.
Keikutsertaan Pemko Sabang dalam rakor tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan program daerah dengan agenda nasional di bidang pangan. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil peran sesuai kewenangan dan kondisi wilayah dalam mendukung tercapainya ketahanan pangan.
Dengan penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, pembangunan jaringan irigasi diharapkan tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga memastikan sistem tersebut dapat dikelola secara efektif dan berkelanjutan.
Pemko Sabang berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung kebijakan pembangunan sektor pertanian. Penguatan infrastruktur irigasi menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan sistem pertanian yang lebih produktif sekaligus mendukung agenda swasembada pangan.[DIKK]
0 Komentar