%20(1).png)
Foto | Olah visual menggunakan ChatGPT (acehglobalnews,id)
Sabang.AGN – Pemerintah Kota Sabang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca yang masih kurang bersahabat dalam beberapa hari terakhir.
Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Sabang, Husaini, agar warga mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di luar ruangan maupun di laut, Kamis (6/8/2026).
Husaini mengatakan, berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di wilayah Sabang masih berpotensi dipengaruhi angin kencang disertai hujan ringan pada waktu-waktu tertentu.
Menurutnya, BMKG memprakirakan suhu udara di Kota Sabang berada pada kisaran 26 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan antara 65 sampai 87 persen. Sementara itu, kecepatan angin diperkirakan mencapai sekitar 36 kilometer per jam.
Untuk kondisi cuaca, pada pagi hari diperkirakan berawan, kemudian berubah menjadi cerah berawan pada siang hingga malam hari. Memasuki dini hari hingga menjelang pagi, cuaca diprediksi kembali berawan tebal dan berpotensi terjadi hujan ringan.
Selain itu, arah angin diperkirakan bertiup dari barat daya hingga barat dengan kecepatan sekitar 20 hingga 25 knot. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar rumah maupun di wilayah pesisir.
Husaini mengingatkan masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon-pohon besar saat hujan maupun ketika angin bertiup kencang karena berisiko terjadi patahan dahan atau pohon tumbang yang dapat membahayakan keselamatan. Masyarakat juga diimbau untuk menghindari melintasi ruas-ruas jalan yang banyak ditumbuhi pepohonan besar selama cuaca ekstrem masih berlangsung, terutama ketika hujan disertai angin kencang, guna mengantisipasi potensi pohon tumbang atau dahan patah yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Ia juga meminta para nelayan untuk sementara waktu menunda aktivitas melaut hingga kondisi cuaca kembali normal. Namun, apabila ada nelayan yang tetap harus turun ke laut, diimbau agar tidak berlayar terlalu jauh dari Pulau Weh dan selalu mengutamakan faktor keselamatan selama beraktivitas.
"Patuhi setiap informasi dan peringatan cuaca yang dikeluarkan BMKG. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, baik bagi pengguna jalan maupun para nelayan yang mencari nafkah di laut," ujar Husaini.[DIKK]
0 Komentar