
Foto |Ketua Umum KONI Kota Sabang, Darmawan mengatakan, Atlet Kota Sabang mencatatkan 47 medali dari 10 cabang olahraga dalam rangkaian Pra PORA.(dok.kreasi AI AGN)
Sabang.AGN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sabang mencatat capaian positif dalam rangkaian Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA). Sebanyak 47 medali, terdiri dari 10 emas, 15 perak dan 22 perunggu, berhasil dikumpulkan atlet Sabang dari 10 cabang olahraga.
Capaian tersebut menjadi salah satu modal dalam mempersiapkan kontingen Sabang menuju Pekan Olahraga Aceh (PORA) yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Aceh Jaya. KONI Sabang saat ini terus melakukan evaluasi sekaligus menjaga keberlanjutan pembinaan atlet sambil menunggu kepastian jadwal pelaksanaan PORA.
Berdasarkan data Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Kota Sabang, prestasi tersebut diperoleh berdasarkan laporan dari 22 Pengurus Cabang Olahraga (Pengcab). Selain raihan medali, sebanyak 22 cabang olahraga dipersiapkan untuk menjadi bagian dari kontingen Sabang pada PORA mendatang.
Ketua Umum KONI Kota Sabang, Darmawan, S.E., M.Si, mengatakan pencapaian para atlet merupakan hasil dari proses pembinaan dan kerja keras yang dilakukan bersama antara atlet, pelatih serta pengurus cabang olahraga.
Menurutnya, raihan medali dalam Pra PORA tidak semata-mata menjadi ukuran keberhasilan, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk melihat sejauh mana kesiapan atlet Sabang menghadapi persaingan yang lebih tinggi.
“Pencapaian ini menjadi bukti kerja keras atlet, pelatih dan seluruh pengurus cabang olahraga. Yang paling penting, hasil ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan atlet menghadapi PORA,” ujar Darmawan.
Ia mengatakan KONI Sabang akan terus memberikan dukungan terhadap proses pembinaan. Terlebih, persiapan menuju PORA membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan secara mendadak.
Karena itu, atlet yang telah menunjukkan potensi di berbagai kejuaraan diharapkan tetap menjalani latihan secara terukur. Para pelatih juga diminta menjaga kondisi atlet sekaligus melakukan evaluasi terhadap kemampuan masing-masing agar perkembangan prestasi dapat terus dipertahankan.
Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Kota Sabang, Kurnia Yudha Pradana, S.Pd., Gr, mengatakan data hasil Pra PORA menjadi salah satu bahan bagi KONI untuk menyusun program pembinaan berikutnya.
Menurut Kurnia, pembinaan olahraga harus dilakukan secara berkelanjutan. Atlet tidak hanya dipersiapkan ketika menjelang pertandingan, tetapi perlu mendapatkan program latihan yang konsisten agar kemampuan fisik, teknik dan mental tetap terjaga.
“Pencapaian ini adalah hasil kerja keras pembinaan bersama cabang olahraga. Ini bukan hanya tentang medali, tetapi bagaimana membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan untuk masa depan olahraga Sabang,” kata Kurnia.
Ia menjelaskan, pembinaan selanjutnya akan dilakukan oleh masing-masing cabang olahraga dengan koordinasi bersama KONI melalui Bidang Pembinaan dan Prestasi. Pola tersebut diharapkan membuat program latihan dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan setiap cabor.
Adapun 22 cabang olahraga yang dipersiapkan dalam kontingen Sabang yakni Anggar, Angkat Besi, Atletik, Balap Motor, Balap Sepeda, Dayung, Karate, Kempo, Layar, Menembak, Muaythai, Panahan, Panjat Tebing, Pencak Silat, Petanque, Sepak Takraw, Sepatu Roda, Tarung Derajat, Taekwondo, Tinju, Voli Pantai dan Wushu.
KONI Sabang berharap hasil Pra PORA dapat menjadi penyemangat bagi atlet dan pelatih untuk terus meningkatkan kemampuan. Capaian yang telah diperoleh menjadi titik awal untuk melakukan evaluasi dan memperkuat persiapan menghadapi kompetisi berikutnya.
Dengan proses pembinaan yang dilakukan secara terukur dan berkesinambungan, KONI Sabang menargetkan para atlet dapat mempertahankan performa sekaligus meningkatkan prestasi. Kepastian jumlah atlet dan tahapan persiapan selanjutnya akan disesuaikan dengan ketentuan serta jadwal resmi PORA Aceh Jaya.[DIKK]
0 Komentar