Pencarian Suheri Diperluas hingga 16 Mil Laut di Perairan Aceh Jaya

Foto | Ilustrasi pencarian Suheri di perairan Desa Keude Unga, Kecamatan Indra Jaya, Aceh Jaya.(dok.AGN)

Aceh Jaya.AGN – Upaya menemukan Suheri (64), nelayan yang hilang di perairan Laut Subang, Desa Keude Unga, Kecamatan Indra Jaya, Aceh Jaya, masih terus dilakukan hingga Sabtu (19/9/2026).

Memasuki hari keempat operasi pencarian, keberadaan warga tersebut belum diketahui. Tim gabungan bahkan memperlebar wilayah penyisiran hingga mencapai sekitar 16 mil laut dari titik awal sampan korban dihantam gelombang.

Perluasan pencarian dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur, mulai dari BPBK Aceh Jaya, Basarnas, kepolisian, Panglima Laot hingga nelayan yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Plt Kalak BPBK Aceh Jaya, Irma Hanum, mengatakan penyisiran di laut terus dilakukan dengan memperluas jangkauan bersama tim penyelamat dan masyarakat nelayan.

“Selama ini kita sudah melakukan penyisiran laut sampai 16 mil dari tempat kejadian. Pihaknya juga disupport oleh tim Basarnas, Polri, Panglima Laot dan para nelayan sekitar,” ujar Hanum.

Dukungan nelayan juga diperkuat dengan pengerahan sejumlah boat untuk membantu pencarian. Pada Jumat (18/9/2026), Panglima Laot disebut mengerahkan sekitar 15 boat nelayan menyisir wilayah perairan yang diperkirakan berkaitan dengan lokasi hilangnya korban.

“Kemarin Panglima Laot menurunkan sampai 15 boat nelayan untuk membantu pencarian korban yang hingga saat ini masih terus kita lakukan pencarian, namun belum membuahkan hasil,” ungkapnya.

Suheri dilaporkan hilang setelah sampan yang ditumpanginya bersama seorang nelayan lainnya dihantam gelombang pada Rabu (16/9/2026). Insiden tersebut terjadi ketika keduanya berada di perairan Laut Subang.

Benturan gelombang membuat kedua nelayan tersebut terpisah. Didi Satria (42), yang berada dalam sampan bersama Suheri, berhasil menyelamatkan diri dan mencapai daratan.

Namun, Suheri belum berhasil ditemukan. Sejak laporan kejadian diterima, pencarian kemudian dilakukan secara bersama-sama dengan menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian.

Hingga hari keempat, tim gabungan masih bergerak melakukan pencarian dengan memperluas area operasi. Nelayan setempat juga terus dilibatkan untuk membantu menemukan korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

BPBK Aceh Jaya bersama unsur terkait memastikan operasi pencarian masih berlangsung di wilayah perairan tersebut sambil menelusuri area yang lebih luas dari titik awal kejadian.[DIRMAN]

0 Komentar