Tujuh Warga Pidie Tewas Tertimpa Pohon Kedondong, Lima Orang Luka-Luka

Foto | Petugas membersihkan material pohon yang tumbang dan menimpa kendaraan di kawasan Tanjong Krueng, Pidie.(ist)

Pidie.AGN – Duka menyelimuti Gampong Puli Seuke, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, setelah tujuh warga meninggal dunia dalam kecelakaan tragis di Jalan Lintas Banda Aceh-Medan, Desa Tanjong Krueng, Kecamatan Kota Sigli, Selasa (11/8/2026) malam.

Para korban meninggal dunia setelah mobil pikap Suzuki Carry yang mereka tumpangi tertimpa pohon kedondong berukuran besar yang tiba-tiba tumbang saat kendaraan melintas. Dalam peristiwa tersebut, lima penumpang lainnya turut mengalami luka-luka, bahkan satu korban dilaporkan dalam kondisi koma.

Plt Kalak BPBD Pidie, Apriadi, mengatakan rombongan tersebut berjumlah 12 orang. Mereka sedang dalam perjalanan menuju RSU Tgk Chik Di Tiro, Kabupaten Pidie, untuk menjenguk salah seorang kerabat yang tengah sakit dan menjalani perawatan.

“Rombongan menggunakan satu unit mobil pikap Suzuki Carry,” kata Apriadi, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB ketika kendaraan melintas di kawasan Tanjong Krueng. Tanpa diduga, pohon kedondong berukuran besar tumbang ke badan jalan dan langsung menimpa mobil yang sedang melaju.

BPBD Pidie menduga pohon tersebut telah mengalami pelapukan pada bagian akar sehingga tidak mampu bertahan dan akhirnya roboh. Besarnya pohon membuat kendaraan yang membawa rombongan tersebut tertimpa dan menyebabkan sejumlah penumpang menjadi korban.

Tujuh warga yang meninggal dunia masing-masing Zubaidah (60), Nurmawati (50), Rapasah (55), Fatimah Wati (47), Salbiah (68), Zainabon (64), dan Halimah (68). Seluruh korban merupakan warga Gampong Puli Seuke, Kecamatan Pidie.

Sementara itu, lima korban luka terdiri dari Ahmad Sahir (12) yang mengalami luka pada bagian leher dan kepala, Muhamad Kausar (7,5) dengan luka di bagian belakang kepala, M. Hidayat (25) mengalami luka pada bagian belakang kepala, Huaidi (10) mengalami luka pada bagian depan kepala, serta Dayat (25) yang dilaporkan mengalami luka di bagian kepala dan berada dalam kondisi koma.

Begitu menerima laporan, petugas BPBD Pidie langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas tidak hanya mengevakuasi para korban, tetapi juga memotong dan membersihkan material pohon yang menimpa kendaraan serta menutup sebagian badan jalan.

Penanganan di lokasi berlangsung hingga sekitar pukul 23.10 WIB. Setelah batang dan ranting pohon berhasil disingkirkan, arus lalu lintas di Jalan Lintas Banda Aceh-Medan kembali dapat dilalui.

Pemkab Pidie Siapkan Bantuan

Pemerintah Kabupaten Pidie turut memberikan perhatian terhadap keluarga korban. Dinas Sosial Pidie dijadwalkan menyalurkan bantuan masa panik kepada keluarga tujuh korban meninggal dunia maupun korban yang mengalami luka-luka.

“Hari ini Dinas Sosial akan memberikan bantuan masa panik kepada keluarga korban. Ini sebagai bentuk perhatian Pemerintah Pidie,” ujar Apriadi.

BPBD Pidie juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di ruas jalan yang banyak terdapat pepohonan berukuran besar, khususnya saat kondisi cuaca buruk.

Masyarakat diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar ketika hujan deras disertai angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan membahayakan pengguna jalan maupun warga yang berada di sekitarnya.[CSA]

0 Komentar