Taman Budaya Gotong Royong, Respons Humas BPJS Kesehatan Dipertanyakan

Foto | Taman Budaya Gotong Royong di Kota Sabang menjadi fasilitas yang dipertanyakan kondisi serta pemeliharaannya.(dok.AGN)

Sabang.AGN – BPJS Kesehatan dinilai tidak transparan dan tidak komunikatif dalam merespons konfirmasi wartawan terkait kondisi Taman Budaya Gotong Royong di Kota Sabang yang mulai mengalami kerusakan.

Alih-alih menjawab pertanyaan secara substantif, pesan konfirmasi wartawan kepada Humas BPJS Kesehatan Banda Aceh, Rifqah Sesarina, justru di-screenshot dan dikirimkan kepada salah seorang wartawan. Tangkapan layar tersebut kemudian beredar di kalangan wartawan di Sabang.

Padahal, pertanyaan yang diajukan cukup sederhana dan berkaitan dengan kepentingan publik, yakni mengenai besaran anggaran pembangunan taman, pengawasan terhadap kualitas pembangunan, serta langkah pemeliharaan dan ketersediaan anggaran perawatan.

Sikap tersebut dinilai tidak mencerminkan fungsi Humas sebagai corong resmi lembaga dalam memberikan informasi kepada publik.

Jika memang tidak ada persoalan dalam pembangunan maupun pemeliharaan taman tersebut, seharusnya BPJS Kesehatan cukup memberikan penjelasan berdasarkan data, bukan justru menyebarkan pertanyaan wartawan.

Transparansi tidak cukup hanya menjadi slogan. Ketika publik bertanya, lembaga publik seharusnya menjawab dengan data dan penjelasan yang jelas.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh penjelasan substantif dari pihak BPJS Kesehatan Banda Aceh terkait anggaran dan pemeliharaan Taman Budaya Gotong Royong tersebut.[REDAKSI]

0 Komentar