Suradji Junus Bahas Penguatan Ekonomi Kepulauan Bersama Inisiator Bank Nano Canada

Foto | Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus menerima audiensi inisiator Bank Nano Canada bersama jajaran terkait di Sabang, Sabtu (29/8/2026).(dok.kreasi AI AGN)

Banda Aceh.AGN – Upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat kepulauan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Sabang. Hal itu dibahas Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, saat menerima audiensi inisiator Bank Nano Canada bersama jajaran terkait di Warung Makan Lem Bakrie, Sabtu (29/8/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai, namun membahas sejumlah gagasan strategis yang dinilai dapat dikembangkan untuk mendorong perekonomian lokal. Audiensi turut dihadiri Asisten II serta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang.

Suradji Junus mengatakan, pengembangan ekonomi Sabang perlu diarahkan pada pemanfaatan potensi daerah secara maksimal dengan tetap memperhatikan karakter Sabang sebagai wilayah kepulauan. Potensi yang ada diharapkan tidak hanya menjadi sumber bahan baku, tetapi mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Salah satu gagasan yang dibahas adalah pemanfaatan sistem digital untuk meningkatkan transparansi hasil daerah. Sistem tersebut diharapkan dapat membantu memantau distribusi komoditas maupun kebutuhan pokok sehingga pergerakan barang dapat diketahui dengan lebih baik dan distribusinya menjadi lebih tepat sasaran.

Pembahasan juga menyentuh persoalan akses permodalan bagi pelaku usaha kecil. Skema kerja sama atau patungan usaha yang dinilai lebih adil menjadi salah satu alternatif yang dapat dikembangkan untuk membantu masyarakat memperoleh alat maupun aset produktif tanpa harus terbebani pembiayaan yang berat.

Dengan memiliki aset produktif sendiri, pelaku usaha diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan kegiatan ekonominya, tetapi juga memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi dan pendapatan. Gagasan tersebut dinilai relevan dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

Aspek ketahanan pangan juga menjadi bagian penting dalam pembicaraan. Pemerintah Kota Sabang dinilai perlu memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap tersedia, sekaligus menjaga kelancaran jalur distribusi dan logistik antarpulau.

Ketersediaan pangan dan kelancaran distribusi menjadi tantangan tersendiri bagi daerah kepulauan. Karena itu, kerja sama antarinstansi dan pemanfaatan teknologi diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi untuk menjaga stabilitas pasokan serta mengantisipasi berbagai kendala distribusi.

Audiensi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengidentifikasi potensi unggulan Sabang yang masih dapat dikembangkan. Pemerintah Kota Sabang membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak selama gagasan dan kerja sama yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembahasan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret dalam penguatan ekonomi lokal. Dengan pemanfaatan potensi daerah, dukungan permodalan yang lebih mudah, transparansi distribusi, serta ketahanan pangan yang semakin kuat, Sabang diharapkan mampu membangun ekonomi kepulauan yang lebih mandiri dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.[ZAK]

0 Komentar