PWI Aceh Dukung Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Foto | Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin menyatakan dukungan terhadap pengusulan wartawan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin sebagai Pahlawan Nasional.(dok.AGN)

Banda Aceh.AGN — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh menyatakan dukungan terhadap langkah PWI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mengusulkan wartawan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin sebagai Pahlawan Nasional.

Dukungan tersebut dinilai menjadi bagian dari penghormatan terhadap perjuangan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik sekaligus mendorong terungkapnya kebenaran atas kasus yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya.

Udin, yang merupakan anggota PWI dengan nomor anggota 13.00.3794.92.M.VI, dikenal sebagai wartawan Bernas Yogyakarta. Ia mengalami penganiayaan pada 13 Agustus 1996 dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.

Tiga hari setelah menjalani perawatan, Udin meninggal dunia. Peristiwa tersebut menjadi salah satu catatan kelam dalam perjalanan kebebasan pers di Indonesia.

Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, mengatakan hingga hampir tiga dekade berlalu, kasus yang menimpa Udin belum terungkap secara tuntas. Karena itu, PWI Aceh mendukung upaya PWI DIY yang terus mendorong pengungkapan kasus tersebut serta memastikan kebenaran di balik kematian Udin dapat diketahui secara jelas.

“Dalam perspektif jurnalistik, mengungkap kebenaran tidak mengenal kedaluwarsa. Kebenaran itu harus terungkap, sepahit apa pun,” kata Nasir, mengamini pernyataan Ketua PWI DIY, Hudono.

Menurut Nasir, perjuangan mengungkap kasus Udin tidak semata-mata berkaitan dengan seorang wartawan, tetapi juga menyangkut penghormatan terhadap profesi jurnalistik dan kebebasan pers.

Sementara itu, Ketua Tim Ad Hoc Pengusulan Fuad Muhammad Syafruddin sebagai Pahlawan Nasional, Ki Bambang Widodo, mengatakan rencana pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional merupakan keputusan Konferensi Provinsi PWI DIY Tahun 2025.

Proses pengusulan tersebut akan ditempuh melalui sejumlah tahapan sesuai ketentuan yang berlaku dengan melibatkan berbagai pihak. Dukungan dari pemerintah daerah juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Nasir menegaskan PWI Aceh berharap perjuangan PWI DIY untuk mengusulkan Udin sebagai Pahlawan Nasional dapat membuahkan hasil. Menurutnya, pemberian gelar tersebut akan menjadi bentuk penghargaan negara terhadap dedikasi dan perjuangan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Pastinya PWI Aceh sangat mendukung upaya yang dilakukan PWI DIY. Semoga usulan menjadikan Udin sebagai Pahlawan Nasional menjadi kenyataan. Ini bentuk penghargaan negara terhadap wartawan,” ujar Nasir.

Ia menambahkan, pengusulan tersebut sekaligus dapat menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya perlindungan terhadap wartawan dalam menjalankan tugas serta memastikan setiap kasus kekerasan terhadap insan pers mendapat perhatian serius dan diungkap secara tuntas.[CSA]

0 Komentar