Pesawat Malaysia Airlines Gagal Lepas Landas di Tokyo, Mesin Bermasalah dan Keluarkan Asap

 

Foto | Ilustrasi Pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH89 mengeluarkan asap dari bagian belakang saat berada di Bandara Internasional Narita, Tokyo.(dok.kreasi AI AGN)

Jakarta.AGN – Pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH89 mengalami kendala teknis ketika hendak berangkat dari Bandara Internasional Narita, Tokyo, Jepang, menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Pesawat tersebut akhirnya batal melakukan penerbangan setelah muncul masalah pada bagian mesin.

Insiden itu terjadi pada Kamis (20/8/2026) saat pesawat tengah bersiap melakukan lepas landas. Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap tebal keluar dari bagian belakang pesawat ketika berada di area bandara.

Malaysia Airlines membenarkan kejadian tersebut. Maskapai menyatakan penerbangan MH89 yang melayani rute Tokyo Narita (NRT)-Kuala Lumpur (KUL) harus dibatalkan setelah ditemukan persoalan teknis pada pesawat.

“Seluruh penumpang dan awak pesawat dalam keadaan selamat. Penerbangan tersebut kemudian dibatalkan dan pesawat sedang menjalani pemeriksaan teknis menyeluruh,” demikian keterangan resmi Malaysia Airlines yang diterima Kompas.com pada Jumat (21/8/2026).

Dikutip dari NHK pada Sabtu (22/8/2026), kejadian berlangsung sekitar pukul 10.40 waktu setempat. Saat itu pesawat berada dalam tahapan persiapan untuk tinggal landas sebelum akhirnya proses keberangkatan dihentikan.

Tidak ada laporan mengenai korban dalam insiden tersebut. Seluruh penumpang dan awak pesawat dipastikan berada dalam kondisi aman setelah penerbangan dihentikan dan pesawat menjalani pemeriksaan oleh pihak terkait.

Untuk menangani penumpang yang terdampak, Malaysia Airlines menyatakan telah membantu mengatur perjalanan lanjutan. Para penumpang dialihkan ke penerbangan berikutnya yang masih tersedia sesuai dengan kebutuhan perjalanan masing-masing.

Maskapai juga menyediakan sejumlah fasilitas pendukung bagi penumpang yang harus menunggu lebih lama. Layanan makanan, akses ruang tunggu atau lounge, hingga akomodasi hotel disiapkan apabila diperlukan selama proses pengaturan penerbangan alternatif.

Malaysia Airlines menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas gangguan yang terjadi akibat insiden tersebut. Maskapai juga mengapresiasi kesabaran dan pengertian seluruh penumpang selama proses penanganan berlangsung.

“Malaysia Airlines memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan dan gangguan yang terjadi, serta menghargai kesabaran dan pengertian para penumpang,” ujar pihak maskapai.

Malaysia Airlines menegaskan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas dalam setiap operasional penerbangan. Pemeriksaan teknis terhadap pesawat dilakukan sebelum menentukan langkah selanjutnya terkait kondisi armada tersebut.

“Keselamatan dan kesejahteraan penumpang serta awak pesawat tetap menjadi prioritas utama maskapai,” tambah pihak Malaysia Airlines.[RED]


Dilansir dari laman : detik.com

0 Komentar