
Foto | Metamorfosis 2026 FK USK menghadirkan talkshow, berbagi pengalaman alumni dan mahasiswa berprestasi serta pengenalan organisasi mahasiswa.(dok.Humas USK)
Banda Aceh.AGN – Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) menyiapkan mahasiswa baru untuk memasuki lingkungan akademik melalui kegiatan Metamorfosis 2026. Agenda yang menjadi bagian dari rangkaian Pakarmaru Fakultas Lanjutan tersebut dirancang untuk membantu mahasiswa melewati masa peralihan dari bangku sekolah menengah ke kehidupan perguruan tinggi.
Kegiatan itu mengusung tema “Rooted In Earth Born To Fly” dengan tagline “Apaniwa Saujana Wiyata”. Tema tersebut menggambarkan harapan agar mahasiswa baru memiliki pijakan kuat pada nilai-nilai luhur, namun tetap berani berkembang dan mengejar berbagai pencapaian selama menempuh pendidikan di FK USK.
Pembukaan Metamorfosis 2026 diawali laporan Ketua Panitia, dr. Teuku Romi Imansyah Putra, M.K.T., kemudian dilanjutkan sambutan Wakil Dekan III FK USK, Dr. dr. Nur Wahyunianti, M.Imun. Prosesi pembukaan berlangsung dalam suasana kental dengan nuansa budaya Aceh melalui pemukulan rapai secara simbolis.
Pemukulan rapai tersebut dilakukan jajaran pimpinan fakultas bersama Ketua BEM FK USK, ketua panitia dan ketua pelaksana harian kegiatan. Prosesi itu menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan sekaligus memberikan warna tersendiri bagi penyambutan mahasiswa baru.
Ketua Panitia, dr. Teuku Romi Imansyah Putra, mengatakan Metamorfosis menjadi ruang bagi mahasiswa dari berbagai program studi untuk membangun hubungan sejak awal masa perkuliahan. Interaksi tersebut diharapkan membantu mahasiswa lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru sekaligus membangun rasa kebersamaan.
“Agenda ini menjadi ajang bagi mahasiswa baru lintas program studi untuk saling mengenal, membangun relasi yang solid, serta menumbuhkan rasa kebersamaan sejak awal langkah mereka di lingkungan kampus,” ujar Romi.
Menurut panitia, kehidupan pendidikan di bidang kesehatan memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga perlu memiliki ketahanan diri, kemampuan berkomunikasi serta kecakapan mengatur waktu dan energi.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diarahkan untuk memahami pentingnya keseimbangan antara pencapaian akademik dan pengembangan kemampuan personal. Bekal tersebut diharapkan dapat membentuk calon dokter dan psikolog yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami mengharapkan agar nantinya para mahasiswa baru tidak hanya terfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan, keterampilan sosial yang baik, serta kemampuan manajemen energi dan waktu yang baik,” jelas perwakilan panitia penyelenggara.
Dari sisi materi, Metamorfosis 2026 memberikan pengenalan mengenai berbagai aspek kehidupan kampus. Peserta diperkenalkan dengan fasilitas dan sarana prasarana fakultas, sistem akademik hingga mekanisme administrasi yang akan mereka hadapi selama menjalani perkuliahan.
Materi kegiatan disampaikan oleh dosen-dosen FK USK yang memiliki pengalaman di bidang masing-masing. Kehadiran para akademisi tersebut diharapkan memberikan gambaran yang lebih konkret kepada mahasiswa baru mengenai pola belajar, lingkungan akademik serta tuntutan pendidikan yang akan mereka jalani.
Tidak hanya bersifat informatif, rangkaian kegiatan juga diisi berbagai agenda interaktif. Peserta mengikuti talkshow pengenalan fakultas dan program studi, berbagi pengalaman bersama alumni serta mahasiswa berprestasi, hingga mendapatkan informasi mengenai kegiatan wajib dan organisasi mahasiswa yang tersedia di lingkungan FK USK.
Melalui Metamorfosis 2026, FK USK ingin membangun fondasi mahasiswa sejak awal perjalanan akademiknya. Lingkungan perkuliahan diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, membangun jejaring dan menanamkan nilai-nilai profesionalisme.
FK USK optimistis kegiatan tersebut dapat membantu membentuk calon dokter dan psikolog yang memiliki kompetensi, integritas serta kepedulian sosial. Mereka juga diharapkan mampu membawa nama baik almamater sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara.[CSA]
0 Komentar