Kebakaran Hebat Landa Sumur Minyak Tradisional di Aceh Timur, Rumah dan Tiga Dapur Minyak Ludes

 

Foto | Sumur Minyak Tradisional Aceh Timur Terbakar, Satu Rumah dan Tiga Dapur Minyak Ludes.(dok.AGN)

Aceh Timur – Kebakaran hebat melanda kawasan sumur minyak tradisional di Desa Seumali, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (13/8/2026) dini hari. Kobaran api menghanguskan satu rumah warga dan tiga bangunan yang digunakan sebagai dapur pengolahan minyak.

Kebakaran diduga dipicu rembesan bahan bakar minyak yang kemudian tersulut percikan api. Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kobaran api besar yang membumbung tinggi dan mengancam bangunan lain di sekitar lokasi.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kejadian bermula ketika sebuah bangunan hunian tiba-tiba mengalami ledakan. Sesaat kemudian, api dengan cepat membesar dan melahap rumah serta sejumlah fasilitas pengolahan minyak yang berada di kawasan tersebut.

Mendapat laporan kejadian, petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan langsung mengerahkan enam unit armada menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena lokasi kebakaran berada di kawasan pedalaman dengan akses yang terbatas. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra untuk menjangkau titik api sekaligus mencegah kobaran merembet ke bangunan lainnya.

Seorang petugas pemadam kebakaran menyebutkan, dugaan sementara kebakaran terjadi akibat rembesan minyak yang kemudian terkena percikan api. Namun, penyebab pasti insiden masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api hingga Kamis pagi. Setelah api dinyatakan padam, proses pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau sumber panas yang dapat memicu kebakaran susulan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Selain penanganan kebakaran, pihak berwenang juga disebut masih melakukan penelusuran terkait aktivitas pengolahan minyak di kawasan tersebut. Dugaan adanya kegiatan pengelolaan sumber daya alam tanpa izin menjadi perhatian karena aktivitas tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pekerja maupun masyarakat sekitar.

Peristiwa ini kembali menyoroti risiko keselamatan di kawasan sumur minyak tradisional, terutama aktivitas pengolahan minyak yang dilakukan tanpa standar keselamatan memadai.[CSA]

0 Komentar