Jalan Balohan–Anoi Itam Sabang Segera Ditutup Total karena Rawan Longsor

Foto | Pekerjaan pemasangan palang penutupan mulai dilakukan di ruas Jalan Balohan–Anoi Itam, Kota Sabang, yang mengalami longsor dan amblas.(dok.ARD untuk AGN)

Sabang.AGN – Akses Jalan Balohan–Anoi Itam, Kota Sabang, akan ditutup total menyusul kondisi jalan yang mengalami longsor dan amblas sehingga dinilai semakin membahayakan pengguna kendaraan. 

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan di kawasan yang rawan tersebut.

Direktur Pembangunan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), Maulana Wicaksana, menyampaikan bahwa pengerjaan palang telah dimulai. Informasi tersebut disampaikan Maulana terkait langkah pengamanan akses di kawasan tersebut.

Menurutnya, pemasangan palang merupakan bagian dari langkah antisipasi terhadap kondisi jalan yang saat ini dinilai berisiko. Dengan adanya pembatas tersebut, kendaraan maupun masyarakat tidak lagi dapat melintasi ruas jalan yang berada di kawasan rawan longsor.

Penutupan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan pengguna jalan. Kondisi badan jalan yang mengalami longsor dan amblas dikhawatirkan dapat semakin parah sehingga berpotensi menimbulkan bahaya bagi pengendara yang tetap memaksakan diri melewati jalur tersebut.

Pihak BPKS mengimbau masyarakat untuk memperhatikan rambu maupun pembatas yang nantinya dipasang di lokasi. Pengguna jalan diharapkan tidak mencoba menerobos akses setelah penutupan diberlakukan demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Pekerjaan pemasangan palang diharapkan dapat diselesaikan sesuai target dalam dua hari. Setelah itu, akses Jalan Balohan–Anoi Itam akan ditutup sepenuhnya sampai kondisi jalur dinyatakan aman untuk kembali digunakan.

Penutupan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengantisipasi dampak kerusakan jalan yang semakin membahayakan. Keselamatan pengguna jalan menjadi pertimbangan utama sebelum akses tersebut dapat dibuka kembali.

Masyarakat yang biasa menggunakan jalur Balohan–Anoi Itam diharapkan menyesuaikan perjalanan dan mencari akses alternatif selama penutupan berlangsung. Informasi mengenai pembukaan kembali jalur akan menunggu hasil penanganan dan penilaian terhadap kondisi jalan di lokasi.

BPKS menyampaikan bahwa langkah penutupan dilakukan semata-mata untuk melindungi masyarakat dari potensi kecelakaan akibat kondisi jalan yang tidak lagi aman dilalui. Pengguna jalan diminta mematuhi ketentuan tersebut demi keselamatan bersama.[PIM]

0 Komentar