Festival Budaya Lokal Cot Ba’u 2026 Sukses, Ratusan Pengunjung Padati Benteng Batere A

Foto | Masyarakat menikmati rangkaian Festival Budaya Lokal Gampong Cot Ba’u 2026 yang menampilkan budaya, permainan tradisional dan kuliner khas daerah.(dok.AGN)

Sabang.AGN – Festival Budaya Lokal Gampong Cot Ba’u 2026 berhasil menarik perhatian masyarakat dengan menghadirkan ratusan pengunjung ke kawasan situs bersejarah Benteng Batere A, Gampong Cot Ba’u, Kota Sabang, Sabtu (22/8/2026).

Antusiasme warga terlihat sejak rangkaian kegiatan dimulai. Masyarakat dari berbagai kalangan datang untuk menyaksikan pertunjukan budaya, permainan tradisional, menikmati kuliner khas Aceh serta mengikuti berbagai aktivitas yang disiapkan panitia.

Pelaksanaan festival di kawasan Benteng Batere A juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kembali situs bersejarah tersebut kepada masyarakat. Lokasi yang selama ini dikenal sebagian warga sebagai Benteng Meteo itu memiliki panorama Teluk Sabang yang menjadi salah satu daya tarik utama.

Ketua Panitia Festival Budaya Lokal Gampong Cot Ba’u 2026, Irwan Mahdi, mengatakan tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan yang mengangkat budaya lokal masih mendapat sambutan positif apabila dikemas secara menarik dan melibatkan warga secara langsung.

Festival tersebut mengangkat sejumlah tradisi masyarakat, salah satunya kenduri apam. Selain itu, panitia menghadirkan berbagai perlombaan tradisional, seperti congklak, egrang batok kelapa, bakiak hingga lomba memarut dan memeras kelapa.

Berbagai produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masyarakat juga turut ditampilkan. Pengunjung dapat mencicipi makanan khas sekaligus melihat langsung kreativitas pelaku usaha lokal yang memanfaatkan festival sebagai ruang promosi produk.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, menilai kawasan Benteng Batere A memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata baru. Pemerintah daerah berencana menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk pembangunan selfie deck yang menghadap panorama Teluk Sabang.

Pengembangan kawasan nantinya tidak hanya mengandalkan keindahan alam dan nilai sejarah. Dinas Pariwisata juga akan mendorong kegiatan seni dan budaya secara rutin dengan melibatkan sanggar-sanggar yang ada di Gampong Cot Ba’u maupun wilayah lain di Kota Sabang.

Konsep Sabang Weekend turut disiapkan untuk menjaga kawasan tetap aktif di luar pelaksanaan festival. Salah satu bentuk kegiatannya berupa pekan raya atau hari pasar mingguan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memasarkan kuliner dan berbagai produk UMKM.

Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam sebelumnya juga mendorong pengembangan Benteng Batere A sebagai destinasi wisata yang memadukan panorama alam, sejarah, budaya dan kuliner lokal. Ia menilai pemandangan Teluk Sabang dari kawasan tersebut memiliki daya tarik yang sangat kuat.

Wakil Ketua DPRK Sabang Albina Arrahman turut mengungkapkan pentingnya menjaga nilai sejarah Benteng Batere A. Menurutnya, kawasan tersebut merupakan bagian dari peninggalan masa kolonial Belanda dan memiliki sejumlah jejak sejarah dari masa pendudukan Jepang.

Ia berharap situs bersejarah itu dapat terus dilestarikan sembari dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat dan pengembangan pariwisata. Perbaikan akses serta penataan kawasan dinilai menjadi bagian penting agar Benteng Batere A semakin mudah dikunjungi.

Kepala Diskominfotiksan Kota Sabang Agus Halim juga mengapresiasi pelaksanaan festival tersebut. Ia menilai kegiatan serupa dapat menjadi contoh bagi gampong lain untuk menggali dan memperkenalkan potensi budaya, sejarah serta kearifan lokal masing-masing.

Dengan sambutan positif dari masyarakat, Festival Budaya Lokal Gampong Cot Ba’u 2026 diharapkan dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk menjadikan Benteng Batere A sebagai ruang budaya, destinasi wisata sejarah dan tempat tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.[DIKK]

0 Komentar