Dua Lokasi di Aceh Barat Terbakar, Total Lahan yang Hangus Capai 450 Meter Persegi

 

Foto | Petugas BPBD Aceh Barat melakukan pemadaman kebakaran lahan di salah satu lokasi kejadian, Minggu (23/8/2026).(dok.kreasi AI)

Aceh Barat.AGN – Kebakaran lahan terjadi di dua wilayah berbeda di Kabupaten Aceh Barat, Aceh, pada Minggu (23/8/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan area dengan luas keseluruhan diperkirakan mencapai 450 meter persegi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, T. Ronald Nehdiansyah, mengatakan dua kejadian itu berlangsung di Gampong Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, dan Gampong Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo.

Informasi mengenai kebakaran diterima BPBD dari masyarakat sekitar pukul 15.30 WIB. Laporan tersebut menyebutkan adanya titik api di kawasan dekat Doorsmer Carlos, Gampong Seuneubok, serta area Alpen yang berada di sekitar Kompleks Universitas Teuku Umar (UTU), Gampong Gunong Kleng.

Setelah memperoleh laporan, BPBD Aceh Barat segera mengerahkan personel beserta armada pemadam ke kedua titik tersebut. Penanganan dilakukan secara terpisah agar kobaran api dapat segera dikendalikan dan tidak merambat ke area lain.

Di Gampong Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, lahan yang terdampak diperkirakan seluas 200 meter persegi. Petugas pemadam dari Mako BPBD Aceh Barat diterjunkan untuk melakukan penyiraman dan pendinginan di lokasi.

Sementara itu, kebakaran di Kecamatan Meureubo terjadi di Jalan Alue Peunyareng, Gampong Gunong Kleng. Area yang terbakar berada di kawasan Kompleks UTU dengan luasan sekitar 250 meter persegi.

Dengan luasan tersebut, total area yang terdampak kebakaran dari dua kejadian mencapai kurang lebih 450 meter persegi. Penanganan di wilayah Meureubo dilakukan oleh tim Damkar dari Pos Meureubo.

Proses pemadaman turut mendapat bantuan dari sejumlah unsur. Personel TNI dan Polri, UKM PK UTU, serta masyarakat sekitar ikut membantu petugas dalam mengendalikan kobaran api di lokasi.

Untuk mendukung operasi tersebut, BPBD Aceh Barat mengerahkan dua armada pemadam, masing-masing satu unit dari Mako BPBD dan satu unit lainnya dari Pos Damkar Meureubo. Mobilisasi peralatan dilakukan untuk mempercepat proses penanganan di kedua kawasan.

Setelah dilakukan pemadaman, api di kedua lokasi berhasil dikendalikan. BPBD Aceh Barat memastikan situasi saat ini telah aman dan tidak terdapat laporan mengenai meluasnya kebakaran ke kawasan lain.

Meski demikian, penyebab munculnya api di kedua lokasi tersebut belum diketahui. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui faktor yang memicu terjadinya kebakaran lahan.

BPBD Aceh Barat mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi kebakaran, khususnya ketika kondisi lingkungan cenderung kering. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.[DIRMAN]

0 Komentar