Bukan Hanya di Pintu Kapal, Satgas Awasi Tiket Penumpang Sejak dari Loket

Foto | Pengawasan lintas instansi dilakukan untuk memastikan layanan penyeberangan menuju dan dari Pulau Weh berlangsung tertib dan aman.(dok.AGN)

Sabang.AGN — Pengawasan terhadap mobilitas penumpang di Pelabuhan Balohan, Sabang, diperketat. 

Satgas Terpadu lintas instansi kini tidak hanya memantau pemeriksaan penumpang sebelum naik kapal, tetapi juga mengawasi proses penjualan tiket untuk memastikan setiap tiket digunakan oleh orang yang sesuai dengan identitas yang terdaftar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya preventif untuk menutup celah penyalahgunaan tiket sekaligus memperkuat ketertiban pelayanan penyeberangan menuju maupun dari Pulau Weh.

Pengawasan dilakukan dengan mencocokkan data pada tiket dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) calon penumpang. Pemeriksaan dilakukan sejak proses pembelian tiket di loket hingga tahap pemeriksaan di akses masuk kapal.

Dengan pola pengawasan tersebut, Satgas Terpadu berupaya memastikan tidak terjadi ketidaksesuaian antara identitas yang digunakan saat pembelian tiket dengan orang yang melakukan perjalanan.

Satgas Terpadu terdiri atas Dinas Perhubungan Kota Sabang, Kejaksaan Negeri Sabang, Kepolisian, Polisi Militer (PM) TNI, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Keterlibatan sejumlah unsur ini sekaligus memperkuat pengawasan terhadap pelayanan transportasi laut yang menjadi salah satu jalur utama mobilitas masyarakat dan wisatawan menuju Pulau Weh.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Sabang, Husaini, mengatakan pemeriksaan tersebut bukan semata-mata untuk melakukan pengawasan terhadap penumpang, tetapi memastikan seluruh proses pelayanan berjalan sesuai ketentuan.

“Pengawasan ini kita lakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan proses verifikasi tiket dan identitas penumpang berjalan sesuai ketentuan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih teliti sebelum melakukan perjalanan dan memastikan data pada tiket sesuai dengan identitas KTP,” kata Husaini, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, ketepatan data penumpang menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan pelayanan penyeberangan yang tertib. Masyarakat diminta tidak mengabaikan pemeriksaan identitas serta memastikan data yang diberikan saat membeli tiket benar dan sesuai dengan dokumen kependudukan.

Husaini menegaskan, keteraturan dalam proses tersebut membutuhkan dukungan masyarakat. Calon penumpang diharapkan memeriksa kembali data sebelum menyelesaikan pembelian tiket sehingga tidak menimbulkan persoalan ketika memasuki area keberangkatan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Sabang, Bob Martza Wahyudhie, mengatakan pengawasan Satgas dilakukan di lebih dari satu titik. Hal ini untuk memastikan proses verifikasi tidak berhenti pada pemeriksaan di pintu masuk kapal.

“Pengawasan tidak hanya dilakukan di pintu masuk kapal, tetapi juga di loket penjualan tiket. Dengan pemantauan di beberapa titik, kita dapat memastikan proses verifikasi berjalan sesuai ketentuan dan data tiket dengan identitas penumpang benar-benar sesuai,” jelas Bob.

Menurut Bob, pengawasan dari loket hingga pintu kapal menjadi penting karena proses tersebut saling berkaitan. Data yang dicatat ketika tiket diterbitkan harus sesuai dengan identitas orang yang nantinya menggunakan tiket tersebut.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, unsur TNI, dan KSOP merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan serta ketertiban arus penumpang di Pelabuhan Balohan.

Pengawasan itu juga diarahkan untuk menciptakan layanan penyeberangan yang lebih transparan dan akuntabel, tanpa mengabaikan kenyamanan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut.

“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung upaya ini dengan menyiapkan identitas dan memastikan data pada tiket sudah benar sebelum melakukan perjalanan. Dengan kerja sama semua pihak, pelayanan penyeberangan dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman,” pungkas Bob.[DIKK]

0 Komentar