
Foto | Suasana api unggun dalam kegiatan Geladian Pinsa dan Pinru Kwarcab Pramuka Kota Sabang yang menjadi momentum membangun semangat dan jiwa kepemimpinan peserta.(dok.AGN)
Sabang.AGN — Nyala api unggun menghangatkan suasana malam sekaligus menjadi bagian penting dalam rangkaian Geladian Pimpinan Sangga (Pinsa) dan Geladian Pimpinan Regu (Pinru) yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Sabang. Bagi peserta, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan tradisi khas kepramukaan, tetapi juga menyimpan pesan tentang semangat dan tanggung jawab generasi muda.
Ketua Panitia Geladian Pinsa dan Pinru Kwarcab Sabang, Kusmaningsih, mengatakan prosesi api unggun menjadi simbol penyemangat bagi peserta setelah mengikuti berbagai agenda pembinaan. Kobaran api yang terus menyala dimaknai sebagai gambaran semangat yang harus dipertahankan dalam menjalani proses menjadi seorang pemimpin.
“Api unggun itu sendiri adalah penyemangat bagi generasi-generasi yang telah melaksanakan kegiatan hari ini. Jadi simbol api itu panas membara, jadi semangat untuk para generasi,” ujar Kusmaningsih, Sabtu (16/8/2026).
Menurutnya, Geladian Pinsa dan Pinru dirancang sebagai wadah untuk membangun kemampuan kepemimpinan di kalangan anggota Pramuka. Karena sasaran kegiatan bukan seluruh anggota, peserta yang mengikuti pembinaan merupakan mereka yang mendapat kepercayaan sebagai pimpinan di masing-masing sangga maupun regu.
Para peserta yang terdiri dari ketua dan wakil ketua tersebut diberikan berbagai materi yang berkaitan dengan kepemimpinan dan pengelolaan organisasi. Pembinaan itu diharapkan dapat membentuk keberanian serta kemampuan mengambil keputusan ketika menghadapi berbagai persoalan di lingkungan satuan masing-masing.
Kusmaningsih menilai keterampilan memimpin perlu dikenalkan sejak usia muda. Menurutnya, pengalaman mengelola kelompok dalam lingkup kecil dapat menjadi tahapan awal bagi generasi muda sebelum nantinya mengemban tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat.
Salah seorang peserta Geladian Pinsa dan Pinru, Angga Sudji Pranoto, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan yang diselenggarakan Kwarcab Pramuka Kota Sabang tersebut. Ia menyebut materi yang diberikan tidak hanya memperkaya pemahaman tentang kepramukaan, tetapi juga memberikan bekal dalam menjalankan peran sebagai seorang pemimpin.
“Kegiatan yang dilakukan Kwarcab Sabang ini sangat membantu kami para Pinsa Pinru terkait ke Pramuka dan kepemimpinan. Selain materi kepemimpinan, peserta juga mendapatkan berbagai pengetahuan lain seputar kepramukaan yang mendorong mereka lebih berani memimpin di satuan sekolah masing-masing,” kata Angga.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti kegiatan dapat diterapkan ketika kembali ke lingkungan sekolah. Bukan hanya untuk kepentingan pribadi, ilmu tersebut juga diharapkan dapat diteruskan kepada anggota Pramuka lainnya agar manfaat pembinaan bisa dirasakan lebih luas.
Angga mengatakan dirinya bersama peserta lain berkomitmen untuk menjalankan pesan yang disampaikan para pembina. Salah satunya adalah terus belajar dan tidak menganggap proses pendidikan kepemimpinan berakhir setelah kegiatan selama dua hari tersebut selesai.
Menurutnya, perjalanan untuk menjadi seorang pemimpin masih panjang dan membutuhkan proses. Karena itu, semangat yang telah dibangun selama mengikuti Geladian Pinsa dan Pinru harus tetap dipelihara serta diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan masa depan bangsa. Semangat belajar, keberanian mengambil tanggung jawab dan kemampuan bekerja sama dinilai menjadi modal penting bagi anak muda untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.
Rangkaian Geladian Pinsa dan Pinru Kwarcab Sabang pun menjadi salah satu ruang pembinaan bagi calon pemimpin muda. Di tengah cahaya api unggun yang menyala, pesan yang dibangun bukan sekadar tentang tradisi Pramuka, melainkan bagaimana peserta menjaga semangat, disiplin dan tanggung jawab untuk terus berkembang sebagai generasi penerus.[DIKK]
0 Komentar