96 Rumah Warga di Jeget Ayu Aceh Tengah Rusak Berat Dilalap Api

 

Foto | Petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan terhadap kebakaran yang melanda permukiman warga di Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Aceh Tengah, Minggu (9/8/2026).(ist)

Aceh Tengah.AGN – Sebanyak 96 rumah warga di Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, dilaporkan rusak berat setelah kebakaran melanda kawasan permukiman tersebut pada Minggu (9/8/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.37 WIB itu menghanguskan rumah-rumah warga yang sebagian besar menggunakan konstruksi kayu. Besarnya jumlah bangunan yang terdampak membuat proses penanganan dan pendataan warga menjadi perhatian utama petugas di lapangan.

Meski menimbulkan kerugian material cukup besar, musibah tersebut tidak menyebabkan korban jiwa. Hingga laporan sementara diterima, petugas masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah warga yang terdampak maupun kemungkinan adanya warga yang harus mengungsi akibat kehilangan tempat tinggal.

Begitu informasi kebakaran diterima, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah langsung mengirimkan lima unit armada pemadam kebakaran ke lokasi. Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman bersama personel TNI dan Polri serta masyarakat yang turut membantu penanganan.

Kolaborasi tersebut mempercepat proses pengendalian api sehingga kebakaran berhasil dipadamkan sekitar 15 menit setelah laporan kejadian diterima. Petugas kemudian melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali membesar.

Sementara itu, penyebab munculnya api belum dapat dipastikan. Pihak terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber awal kebakaran yang mengakibatkan puluhan rumah warga tersebut terbakar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ir. Bahron Bakti, ST., MT., menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa masyarakat Kampung Jeget Ayu. Ia menilai kecepatan petugas dalam merespons laporan menjadi salah satu faktor penting dalam mengendalikan kobaran api.

“Kami menyampaikan keprihatinan atas musibah kebakaran yang terjadi di Kampung Jeget Ayu. Alhamdulillah, berdasarkan laporan sementara tidak terdapat korban jiwa,” ujar Bahron.

Ia juga mengapresiasi langkah BPBD Aceh Tengah yang mengerahkan lima armada pemadam kebakaran, dibantu TNI, Polri dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kerja bersama dalam menghadapi situasi darurat kebencanaan.

Bahron meminta pendataan terhadap masyarakat yang terdampak dilakukan secara cepat dan menyeluruh. Data tersebut dinilai penting sebagai dasar untuk mengetahui kebutuhan warga, terutama berkaitan dengan tempat tinggal sementara serta pemenuhan kebutuhan dasar setelah kehilangan rumah akibat kebakaran.

“Yang paling penting saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat, melakukan pendataan terhadap warga terdampak dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” katanya.

Ia turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber-sumber api, khususnya di kawasan permukiman yang banyak menggunakan material kayu. Kondisi bangunan seperti itu dinilai dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.

Bahron juga meminta masyarakat segera menyampaikan laporan apabila menemukan kejadian kebakaran. Semakin cepat informasi diterima petugas pemadam maupun BPBD, semakin besar peluang api dapat dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan lain.

Hingga laporan terakhir, situasi di Kampung Jeget Ayu masih dalam penanganan petugas. Pendataan warga terdampak dan pengungsi terus dilakukan, sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.[]

0 Komentar