Senyum-senyum Ditangkap, "Bang Jago" Pemukul Pemotor Jagakarsa Positif Narkoba

 

Polisi menangkap pria berinisial Fredik Risya Samuel (37) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2026).(Dok: POLISI)

Jakarta.AGN - Pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja, Fredik Risya Samuel (37), yang menganiaya seorang pemotor di Jagakarsa, Jakarta Selatan, dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu. 

"Betul, dia tersenyum karena dia positif (narkoba)," kata Kapolsek Jagakarsa AKP Nurma Dewi saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Senin (6/7/2026). 

Fredik ditangkap di depan Masjid Jami' Al-Wiqoyah, sekitar tiga kilometer dari lokasi penganiayaan, pada Minggu (5/7/2026).

Saat diamankan petugas yang sedang berpatroli, pelaku disebut hanya diam dan pasrah. Namun, setibanya di Mapolsek Jagakarsa, ia justru terlihat tersenyum.

Menurut Nurma, Fredik mengakui telah mengonsumsi sabu sekaligus mengakui perbuatannya memukul korban.

Saat diperiksa, pelaku mengaku memiliki dorongan dari dalam dirinya untuk memukul seseorang. Dorongan itu kemudian ia lampiaskan kepada korban yang saat itu melintas di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa. 

"Dia mengakuinya bisikan (dari dalam dirinya). Dia itu kayak pengennya gebuk orang gitu lah. Dia lagi naik motor, lihat korban, dia pukul dari belakang," jelas Nurma.

Polisi juga akan memeriksa kondisi kejiwaan Fredik untuk memastikan ada atau tidak gangguan psikologis yang memengaruhi tindakannya. Saat ini, Fredik telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan ringan dan dijerat Pasal 466 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun enam bulan. 

Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah video penganiayaan yang direkam korban viral di media sosial. Peristiwa itu bermula ketika arus lalu lintas di Jalan Moch. Kahfi II sedang macet pada Sabtu (4/7/2026). Korban mengaku sepeda motornya ditabrak dari belakang oleh pelaku yang mengendarai Kawasaki Ninja. 

Saat korban menegur pelaku, Fredik diduga langsung menampar korban beberapa kali. Korban kemudian merekam kejadian itu menggunakan telepon genggamnya.

Dalam video yang beredar, pelaku juga terdengar menantang korban dengan mengatakan, "Lu buka helm lu. Lu enggak kenal sama gua? 

Ayo minggir dulu sama gua." Korban memilih menghindari pelaku karena hendak berangkat bekerja, kemudian mencari kantor polisi terdekat untuk meminta bantuan.

 

Dilansir dari Laman : KOMPAS.COM

0 Komentar