Sabang.AGN – Pemerintah Kota Sabang menyambut kedatangan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh yang akan melaksanakan program Kuliah Pengabdian Masyarakat Universitas Membangun Desa (KPM-UMD) Kampung Inggris Gelombang II di Kota Sabang.
Kegiatan penyerahan mahasiswa tersebut berlangsung di Aula Pulau Weh, Kantor Wali Kota Sabang, Selasa (14/7/2026), yang dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Sabang melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan serta Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Sabang.
Program KPM-UMD Kampung Inggris ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kapasitas masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang berbasis pada kebutuhan daerah.
Melalui program tersebut, para mahasiswa akan berperan dalam memberikan pendampingan dan berbagi pengetahuan, khususnya dalam pengembangan kemampuan bahasa Inggris yang menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat Kota Sabang sebagai daerah tujuan wisata.
Pemerintah Kota Sabang mengapresiasi pelaksanaan program pengabdian mahasiswa tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat sektor pendidikan dan pariwisata.
Kehadiran mahasiswa UIN Ar-Raniry diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai aktivitas pembelajaran, pendampingan, dan interaksi langsung dengan lingkungan gampong.
Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keterampilan strategis yang perlu terus dikembangkan, terutama bagi generasi muda dan masyarakat yang terlibat dalam sektor pelayanan wisata maupun ekonomi kreatif.
Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi melalui program KPM-UMD ini menjadi contoh kolaborasi dalam mendorong pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Pemko Sabang berharap selama pelaksanaan kegiatan, para mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan masyarakat serta menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas warga.[DIKK]

0 Komentar