Pemko Sabang Dorong Pengembangan Kakao

 

Foto | Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus menghadiri rapat pembahasan potensi pengembangan komoditas kakao di Kota Sabang yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang di Aula Lantai I Kantor Wali Kota Sabang, Jumat (17/7).

Sabang.AGN – Pemerintah Kota Sabang terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui optimalisasi komoditas unggulan daerah. Salah satu upaya tersebut dibahas dalam rapat pengembangan potensi kakao yang digelar Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang di Aula Lantai I Kantor Wali Kota Sabang, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, bersama jajaran pemerintah daerah dan sejumlah pihak terkait yang membahas strategi penguatan budidaya kakao sebagai salah satu sektor potensial di Kota Sabang.

Dalam pertemuan itu, berbagai aspek pengembangan kakao menjadi bahan pembahasan, mulai dari peningkatan produktivitas tanaman, penguatan kapasitas petani, hingga peluang pengembangan usaha berbasis komoditas perkebunan.

Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, menyampaikan bahwa pengembangan kakao memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat, khususnya bagi petani dan pelaku usaha di sektor pertanian.

Menurutnya, pengelolaan komoditas unggulan membutuhkan kerja sama berbagai pihak agar potensi yang dimiliki daerah dapat dikembangkan secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pengembangan kakao tidak hanya berbicara tentang hasil produksi, tetapi juga bagaimana menciptakan ekosistem yang mendukung petani, meningkatkan nilai tambah produk, serta membuka peluang ekonomi baru,” ujar Suradji.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah daerah akan terus diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi pertanian, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Sementara itu, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang terus melakukan kajian dan langkah strategis agar komoditas kakao dapat berkembang secara berkelanjutan. Potensi tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu alternatif penguatan ekonomi masyarakat di tengah karakter wilayah Sabang sebagai daerah kepulauan.

Melalui pengembangan sektor kakao yang terencana, Pemerintah Kota Sabang berharap para petani dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih baik sekaligus memperkuat ketahanan sektor pertanian daerah.

Kolaborasi antara pemerintah, petani, dan pihak terkait menjadi kunci dalam mewujudkan pengembangan kakao yang produktif, bernilai tambah, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Sabang.[DIKK]

0 Komentar