
Pelatih
John Herdman memimpin latihan timnas Indonesia untuk mempersiapakan mengarungi
ASEAN Championship 2026 di Bali United Training Center Pantai Purnama Gianyar,
Bali.(Dokumentasi Bali United)
Jakarta.AGN - Perebutan tempat di skuad akhir Timnas Indonesia menuju ASEAN Championship 2026 memasuki fase paling menentukan.
Meski pemusatan latihan di Bali telah berlangsung hampir dua pekan, pelatih John Herdman belum mengunci daftar final 23 pemain untuk tampil di turnamen bergengsi Asia Tenggara tersebut.
Sebanyak 50 pemain mengikuti training camp yang dimulai sejak 5 Juli 2026. Kini, hanya tersisa 22 pemain yang mengikuti gelombang kedua latihan di Bali United Training Center, Gianyar.
Skuad Masih Terbuka
Pelatih asal Inggris itu menegaskan belum ada keputusan
final mengenai daftar pemain yang akan dibawa ke turnamen yang sebelumnya
bertitle Piala AFF.
Menurutnya, proses evaluasi masih terus berjalan karena ia ingin memastikan setiap pemain benar-benar siap. "Ya, kita lihat saja nanti. Saya hanya bisa memilih 23 pemain. Kami akan menambah kiper ketiga ke dalam daftar juga.
Kami selama ini berlatih dengan dua kiper, tapi kami akan menambah yang ketiga," ujar John Herdman. Ia juga membuka kemungkinan adanya perubahan dalam komposisi tim apabila diperlukan.
Menunjukkan bahwa
tidak ada pemain yang benar-benar aman hingga daftar resmi diumumkan.
"Itu bagian dari aturan dan ya, kita lihat saja nanti.
Mungkin ada pemain lain bergabung. Hanya waktu yang akan menjawab, tapi saya
sangat senang dengan grup yang kami miliki di sini. Komitmen dan disiplin
mereka sudah berada di level selanjutnya," imbuhnya.
Mencari Kiper Ketiga
Selain menentukan 23 pemain terbaik, tim pelatih juga masih harus melengkapi komposisi penjaga gawang. Sesuai regulasi Piala AFF 2026, setiap peserta wajib membawa tiga penjaga gawang.
Baginya, memilih penjaga
gawang ketiga bukan sekadar melihat kualitas di lapangan. Ia juga
mempertimbangkan kepentingan klub yang menaungi pemain tersebut.
"Saat ini sedang memantau situasinya. Saat memilih
kiper ketiga, penting bagi orang tersebut untuk memiliki kepribadian yang
tepat, tapi juga Anda tidak ingin mengambil kiper utama dari klub yang sangat
mengandalkannya," tutur pelatih berusia 50 tahun itu.
Menurutnya, hubungan baik antara timnas dan klub harus tetap
dijaga, terutama dalam persiapan menjelang dimulainya kompetisi domestik.
"Saya pikir penting bagi kami untuk menghormati klub-klub juga dan memilih
kepribadian tepat untuk masuk dan mendukung kiper nomor 1 dan 2 kami,"
sambungnya.
Persaingan Makin Ketat Usai Sejumlah Pemain Absen
Sementara itu persaingan menuju skuad akhir juga dipengaruhi absennya beberapa pemain akibat berbagai alasan. Seperti penyerang Mauro Zijlstra hampir dipastikan gagal masuk skuad setelah mengalami cedera hamstring saat menjalani latihan di Bali.
"Ya, sangat disayangkan. Sayang sekali,
Mauro di salah satu sesi latihan merasakan sesuatu di hamstring-nya.
Berdasarkan pemeriksaan, itu sesuatu yang akan membuatnya absen setidaknya
untuk sebagian turnamen," ujar John Herdman.
"Sebagai pelatih, saya harus membuat keputusan untuk memberikan kesempatan kepada orang lain. Jadi kami sangat sedih untuk Mauro dan berharap dia cepat pulih," imbuhnya.
Sementara, Luke Vickery batal
bergabung karena klubnya, Macarthur Bulls FC, tidak memberikan izin mengikuti
turnamen yang berada di luar kalender FIFA.
Di sisi lain, Yakob Sayuri juga harus meninggalkan pemusatan latihan lebih awal akibat cedera. Kondisi tersebut membuat persaingan di lini depan kembali terbuka.
Sejumlah nama seperti Jens Raven, Ramadhan Sananta,
Rafael Struick, Hokky Caraka, Eksel Runtukahu, hingga Arkhan Kaka masih
memiliki peluang untuk mengamankan tempat di skuad akhir.
Dilansir dari laman : KOMPAS.com
0 Komentar