
Foto | Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin (ist)
Banda Aceh.AGN – Menjelang pelaksanaan Konferensi Provinsi (Konferprov) XIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh yang dijadwalkan berlangsung pada 20–22 November 2026, Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin akhirnya menyatakan kesiapannya untuk kembali maju sebagai calon Ketua PWI Aceh periode 2026–2031.
Pernyataan tersebut disampaikan Nasir sebagai respons atas dinamika yang mulai berkembang menjelang konferensi, di mana sejumlah kader PWI Aceh telah melakukan konsolidasi dan menyatakan kesiapan untuk bersaing memperebutkan kursi ketua organisasi wartawan tersebut.
Nasir menegaskan, sebagai Ketua PWI Aceh yang masih menjabat untuk periode 2021–2026, fokus utamanya saat ini tetap memastikan seluruh agenda organisasi, khususnya Konferprov XIII, dapat berlangsung sukses sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
"Saya bersama seluruh jajaran pengurus masih memiliki tanggung jawab untuk menuntaskan amanah kepengurusan hingga akhir masa jabatan. Prioritas kami saat ini adalah memastikan roda organisasi tetap berjalan dengan baik, termasuk menyukseskan pelaksanaan Konferprov XIII PWI Aceh," ujarnya.
Terkait munculnya sejumlah bakal calon ketua, Nasir menilai hal tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang sehat di tubuh organisasi. Menurutnya, setiap anggota memiliki hak untuk mencalonkan diri sepanjang memenuhi persyaratan yang telah diatur dalam organisasi.
Meski demikian, ia mengingatkan para pengurus yang berniat maju sebagai kandidat agar tetap mengedepankan tanggung jawab terhadap tugas organisasi hingga berakhirnya masa kepengurusan.
"Saya memandang keinginan rekan-rekan untuk maju sebagai calon merupakan sesuatu yang wajar. Namun saya berharap, khususnya bagi pengurus yang masih aktif, jangan sampai aktivitas politik organisasi mengabaikan tanggung jawab yang masih harus diselesaikan," katanya.
Nasir mengaku, belum menyampaikan sikap terkait pencalonannya karena ingin lebih dahulu menyelesaikan berbagai agenda organisasi. Ia juga menghormati tahapan yang akan ditetapkan oleh Steering Committee (SC) Konferprov XIII PWI Aceh.
Namun, seiring semakin menguatnya dinamika menjelang konferensi, termasuk munculnya berbagai manuver dan dukungan terhadap sejumlah kandidat, ia merasa perlu memberikan kepastian kepada anggota PWI Aceh mengenai sikap politiknya.
"Atas dorongan dan kepercayaan dari banyak rekan-rekan wartawan agar saya melanjutkan kepemimpinan PWI Aceh, dengan mengucapkan Bismillah saya menyatakan siap mengemban amanah tersebut apabila dipercaya kembali. Meski demikian, pernyataan resmi sebagai calon tetap akan saya sampaikan sesuai tahapan yang ditetapkan Panitia Pengarah," ungkap Nasir.
Ia berharap seluruh proses menuju Konferprov XIII dapat berlangsung dalam suasana yang kondusif, demokratis, dan tetap menjunjung tinggi semangat persaudaraan di antara sesama anggota PWI Aceh. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam kontestasi organisasi tidak boleh mengurangi solidaritas dan kebersamaan yang selama ini telah terbangun.
Nasir juga mengajak seluruh anggota PWI Aceh agar tetap memprioritaskan tugas utama sebagai wartawan profesional dengan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas serta menjaga marwah organisasi di tengah dinamika yang berkembang.
"Siapa pun nanti yang mendapat amanah memimpin PWI
Aceh, yang paling penting adalah organisasi ini tetap solid dan mampu
menjalankan perannya dalam meningkatkan profesionalisme wartawan serta
memperkuat pers sebagai pilar demokrasi. Mari kita hadapi Konferprov XIII
dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan," pungkasnya.[DIKK]
0 Komentar