Wali Kota Sabang Hadiri Pertemuan Pemerintah Aceh dan Komisi VI DPR RI Bahas Penguatan Ekonomi Daerah

 

Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, menghadiri pertemuan Pemerintah Aceh bersama Komisi VI DPR RI yang berlangsung di Ruang Rapat Potensi Daerah I Sekretariat Daerah Aceh, Kamis (18/6). Pertemuan tersebut menjadi wadah strategis untuk membahas berbagai potensi daerah serta langkah-langkah penguatan pembangunan dan perekonomian di Aceh.

Banda Aceh – Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, menghadiri pertemuan Pemerintah Aceh bersama Komisi VI DPR RI yang digelar di Ruang Rapat Potensi Daerah I Sekretariat Daerah Aceh, Kamis (18/6/2026). Agenda tersebut menjadi forum koordinasi dalam membahas strategi pengembangan potensi daerah guna mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Aceh.

Pertemuan tersebut diikuti oleh jajaran Pemerintah Aceh, para kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota, serta anggota Komisi VI DPR RI. Diskusi difokuskan pada upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Keikutsertaan Wali Kota Sabang mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Sabang untuk terus mengambil bagian dalam pembahasan berbagai kebijakan strategis yang berkaitan dengan pembangunan daerah, termasuk upaya memperkuat sektor-sektor unggulan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Selain menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai wadah menyampaikan berbagai peluang pengembangan investasi di daerah. Langkah ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas terhadap dukungan program dan kebijakan yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di Aceh.

Pembahasan dalam forum tersebut turut menyoroti pentingnya optimalisasi potensi daerah sebagai modal utama dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Setiap daerah didorong untuk terus menggali keunggulan masing-masing agar mampu meningkatkan daya saing serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten/kota dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus memperkuat pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun kesamaan langkah dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan potensi daerah, mempercepat pembangunan, menarik investasi, serta menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.[]

0 Komentar