Sabang Dukung Distribusi Rupiah ke Wilayah Terpencil

 

Walikota Sabang yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Sabang, Rinaldi Syahputra, menghadiri kegiatan Pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2026 Wilayah Provinsi Aceh yang berlangsung di Dermaga Lanal Sabang, Kamis (18/6).

Sabang – Pemerintah Kota Sabang menunjukkan dukungannya terhadap upaya menjaga ketersediaan uang rupiah di wilayah kepulauan dengan menghadiri kegiatan Pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 untuk wilayah Provinsi Aceh yang digelar di Dermaga Pangkalan TNI AL (Lanal) Sabang, Kamis (18/6).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Sabang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Sabang, Rinaldi Syahputra. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program strategis Bank Indonesia dalam mendistribusikan uang rupiah yang layak edar hingga ke kawasan terdepan, terluar, dan terpencil.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan agenda rutin yang bertujuan memastikan masyarakat di wilayah kepulauan tetap memperoleh akses terhadap uang rupiah dalam kondisi baik. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen negara dalam memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Selain menjamin ketersediaan uang layak edar, kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat simbol kedaulatan negara. Kehadiran rupiah hingga ke pulau-pulau terluar menjadi wujud nyata eksistensi negara sekaligus memperkuat rasa kebangsaan di wilayah perbatasan dan kepulauan.

Pemko Sabang menyambut positif pelaksanaan ekspedisi tersebut karena dinilai memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan maupun penukaran uang.

Kolaborasi antara Bank Indonesia, TNI Angkatan Laut, serta pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting dalam kelancaran distribusi uang rupiah ke berbagai wilayah yang hanya dapat dijangkau melalui jalur laut.

Melalui kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, diharapkan kebutuhan masyarakat terhadap uang rupiah yang layak edar dapat terus terpenuhi, sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Aceh, termasuk kawasan kepulauan dan pulau-pulau terluar.[]

0 Komentar