HUT ke-61, Sabang Dorong Investasi dan Kolaborasi untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah

 

Foto | Rapat Paripurna HUT ke-61, Pemko Sabang Paparkan Capaian dan Tantangan Pembangunan

Sabang.AGN – Memasuki usia ke-61 tahun, Kota Sabang terus memperkuat langkah pembangunan dengan mengedepankan kolaborasi, pengembangan potensi daerah, serta peningkatan daya tarik investasi. 

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi capaian sekaligus menyusun strategi menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Pemerintah Kota Sabang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang memperingati HUT ke-61 Kota Sabang Tahun 2026 melalui Rapat Paripurna Istimewa yang berlangsung di Gedung DPRK Sabang. Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi perjalanan panjang Kota Sabang sejak ditetapkan sebagai Kota Praja melalui Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1965.

Dalam rapat tersebut, Wali Kota Sabang menegaskan bahwa perjalanan selama enam dekade lebih merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pembangunan Sabang tidak dapat dilepaskan dari peran pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, serta berbagai pihak yang terus berkontribusi dalam memajukan daerah.

Mengusung tema “Sabang Merajut Keberagaman dari Titik Nol Kilometer Indonesia”, peringatan HUT tahun ini menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Tema tersebut juga menjadi ajakan agar seluruh pihak terus memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai dinamika pembangunan.

“Enam puluh satu tahun merupakan perjalanan panjang yang diisi dengan perjuangan, kerja keras, dan semangat bersama seluruh masyarakat dalam membangun Sabang sebagai wilayah terdepan Indonesia,” ujar Wali Kota dalam sambutannya, Rabu (24/6/2026).

Pada kesempatan itu, Wali Kota turut menyampaikan sejumlah capaian yang telah diraih Kota Sabang dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai sektor terus mengalami penguatan, mulai dari peningkatan pelayanan publik, perbaikan tata kelola pemerintahan, hingga pelaksanaan program prioritas di bidang kesehatan, pendidikan, dan upaya penurunan angka kemiskinan.

Namun, pemerintah daerah juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian serius. Kondisi ekonomi daerah yang mengalami perlambatan akibat berbagai faktor, termasuk dampak pascabencana dan keterbatasan kemampuan fiskal, menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.

Menurut Wali Kota, tantangan tersebut harus dijadikan sebagai pemicu untuk menghadirkan inovasi baru. Dengan posisi geografis yang strategis, potensi kelautan yang besar, serta identitas sebagai kawasan Titik Nol Kilometer Indonesia, Sabang memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi daerah yang lebih maju dan kompetitif.

“Setiap tantangan selalu menghadirkan peluang. Sabang memiliki modal besar yang harus terus kita kelola, baik dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, investasi, maupun potensi bahari,” tegasnya.

Melalui momentum HUT ke-61 ini, Pemerintah Kota Sabang berharap seluruh elemen dapat terus bergerak bersama memperkuat pembangunan daerah. Kolaborasi dan investasi menjadi bagian penting dalam membuka peluang ekonomi baru serta mewujudkan Sabang yang semakin berkembang, mandiri, dan berdaya saing.[DIKK]

0 Komentar