
Foto | Seorang wisatawan Dolphintrip salah satu destinasi bahari unggulan Pulau Weh.
Sabang.AGN – Pemerintah Kota Sabang mulai mematangkan rencana pengembangan paket wisata sailing eksklusif yang memanfaatkan posisi strategis daerah di jalur pelayaran internasional Selat Malaka.
Program tersebut diproyeksikan menjadi salah satu inovasi wisata unggulan yang menggabungkan layanan maritim premium dengan pesona alam bahari Pulau Weh.
Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, menilai potensi geografis Sabang yang berada di pintu gerbang barat Indonesia membuka peluang besar untuk menarik wisatawan mancanegara, khususnya pengguna kapal layar dan yacht yang melintasi jalur perdagangan internasional.
Karena itu, pemerintah daerah mulai menyiapkan berbagai langkah guna mendukung pengembangan wisata berbasis pelayaran tersebut, ujar Zulkifli dalam Podcast Relasi Beritasatu.com di Kantor B-Universe, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Kamis (11/6/2026).
Konsep yang dirancang tidak hanya menawarkan perjalanan laut, tetapi juga menghadirkan pengalaman menikmati panorama Selat Malaka yang dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia. Wisatawan nantinya dapat menyaksikan aktivitas kapal-kapal internasional sambil menikmati keindahan perairan Sabang yang masih alami.
Sebagai bagian dari persiapan, pemerintah bersama pemangku kepentingan terkait terus mendorong peningkatan fasilitas dermaga dan layanan pendukung bagi kapal layar. Infrastruktur yang memadai dinilai menjadi faktor penting untuk menarik kunjungan kapal wisata sekaligus memperkuat posisi Sabang sebagai destinasi maritim di kawasan barat Indonesia.
Dalam rancangan paket wisata tersebut, sejumlah destinasi unggulan akan menjadi bagian dari rute pelayaran. Salah satunya adalah kawasan Gua Sarang yang terkenal dengan tebing batu eksotis dan lorong-lorong alami yang menghadap langsung ke Samudra Hindia. Lokasi ini selama ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang berkunjung ke Pulau Weh.
Wisatawan juga akan diajak menikmati pengalaman dolphin watching di perairan Sabang. Aktivitas ini memberikan kesempatan untuk menyaksikan kawanan lumba-lumba yang kerap muncul di habitat alaminya, terutama pada pagi dan sore hari.
Selain itu, paket wisata juga direncanakan mencakup singgah di Pulau Rubiah dan Pantai Iboih yang dikenal sebagai pusat wisata bahari dengan panorama bawah laut kelas dunia.
Pengembangan wisata sailing eksklusif tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas pilihan atraksi wisata di Sabang.
Selain meningkatkan kunjungan wisatawan berkualitas tinggi, program ini juga berpotensi menggerakkan sektor ekonomi lokal melalui jasa pelayaran, perhotelan, kuliner, UMKM, hingga industri kreatif yang terhubung dengan sektor pariwisata maritim. Dengan dukungan infrastruktur dan promosi yang tepat, Sabang berpeluang memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata bahari dan pelayaran unggulan di Indonesia.
0 Komentar