TP-PKK Aceh Bagikan Paket Olahan Ikan dan Tinjau Potensi UMKM di Sabang

 

Foto | Ketua TP-PKK Kota Sabang, Nuri Farisal bersama Ketua BKMT Kota Sabang, Erwani Meutia mendampingi Ketua TP-PKK Aceh, Marlina Usman melakukan kunjungan ke PAUD dan SD sekaligus membagikan paket olahan ikan pada 108 siswa di TK Negeri 11 Balohan dan SD 5 Ie Meulee Sabang, senin (11/5).

Sabang.AGN - Ketua TP-PKK Kota Sabang, Nuri Farisal bersama Ketua BKMT Kota Sabang, Erwani Meutia mendampingi Ketua TP-PKK Aceh, Marlina Usman melakukan kunjungan ke PAUD dan SD sekaligus membagikan paket olahan ikan kepada 108 siswa di TK Negeri 11 Balohan dan SD 5 Ie Meulee, Sabang, Senin (11/5/2026).

Dalam sambutannya, Marlina Usman yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Provinsi Aceh menyampaikan pentingnya konsumsi ikan untuk mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan anak. Menurutnya, kandungan nutrisi dan protein pada ikan sangat dibutuhkan untuk membentuk generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.

Ia juga mengajak para orang tua untuk lebih kreatif mengolah ikan menjadi berbagai makanan sehat agar anak-anak tidak bosan mengonsumsinya.

“ Ikan bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan sehat seperti nugget, sosis, hingga bakso ikan. Dengan pengolahan yang menarik, anak-anak akan lebih senang makan ikan,” ujarnya.

Usai kegiatan di sekolah, rombongan melanjutkan kunjungan dengan meninjau hasil karya perajin ecoprint yang dipamerkan di halaman Kantor Keuchiek Gampong Ie Meulee.

Ecoprint sendiri merupakan teknik pewarnaan dan pemberian motif pada bahan seperti kain, kulit, maupun kertas menggunakan bahan alami seperti daun, bunga, batang, dan akar melalui metode kontak langsung.

Selaku Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Usman menilai potensi wisata dan ekonomi kreatif di Sabang perlu terus dikembangkan secara maksimal oleh masyarakat bersama pemerintah daerah. Menurutnya, sektor kerajinan, kuliner, hingga produk khas daerah memiliki peluang besar untuk mendukung pertumbuhan pariwisata.

“Potensi wisata di Sabang harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik, termasuk pengembangan makanan khas dan buah tangan lokal yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan,” katanya.

Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke Rumah Cokbang di Gampong Aneuk Laot dan kebun salak di Gampong Balohan untuk meninjau pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kawasan agrowisata di Kota Sabang.

Di Rumah Cokbang, Ketua TP-PKK Aceh meninjau langsung proses pengolahan cokelat khas Sabang, mulai dari pemilihan bahan baku hingga tahap produksi. Produk olahan cokelat tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk unggulan daerah sekaligus wisata edukasi.

Menurutnya, pengembangan produk lokal seperti cokelat khas Sabang dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan membuka peluang baru di sektor UMKM maupun pariwisata.

Selanjutnya, rombongan bergerak menuju kawasan kebun salak untuk melihat perkembangan perkebunan yang mulai diarahkan menjadi kawasan agrowisata berbasis masyarakat. Pengembangan sektor tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian sekaligus menjadi destinasi wisata alternatif bagi pengunjung yang datang ke Pulau Weh.[RED]

0 Komentar