
Foto | Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus bersama Forkopimda dan petani saat panen jagung di lahan BUMG Paya Seunara(5/5).
Sabang.AGN - Program penguatan sektor pangan di Kota Sabang kembali menunjukkan perkembangan positif. Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus menghadiri kegiatan panen jagung di lahan milik BUMG Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue, Selasa (5/5/2026).
Dari lahan seluas satu hektare tersebut, petani berhasil menghasilkan sekitar satu ton jagung pipil.
Panen kwartal kedua itu berlangsung di kawasan Jurong Kampung Dalam, Gampong Paya Seunara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sabang dalam mendorong pemanfaatan lahan produktif sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang tengah digencarkan pemerintah pusat.
Dalam kesempatan itu, Suradji Junus menyampaikan bahwa pengembangan tanaman jagung memiliki potensi besar untuk membantu memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Selain dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi, hasil panen juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan ekonomi warga, khususnya para petani di tingkat gampong.
Menurutnya, langkah pemanfaatan lahan pertanian harus terus dikembangkan agar Sabang mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah. Ia menilai keberhasilan panen tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
“Kita ingin masyarakat mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan. Program seperti ini harus menjadi gerakan bersama agar hasil pertanian benar-benar memberi manfaat ekonomi bagi warga,” ujar Suradji.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung para petani melalui berbagai program pembinaan, penyediaan bibit, hingga pendampingan teknis di lapangan. Pemerintah berharap kegiatan pertanian tidak hanya bersifat sementara, melainkan berkembang menjadi usaha produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua BUMG Paya Seunara, Mawardi, mengatakan lahan pertanian yang dikelola saat ini memiliki luas sekitar satu hektare dengan hasil panen mencapai satu ton jagung pipil. Ia berharap dukungan pemerintah terus berlanjut sehingga pengelolaan lahan pertanian di gampong dapat semakin berkembang dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga.[RED]
0 Komentar