Sabang.AGN - Pemerintah Kota Sabang memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam pengelolaan kawasan wisata Tugu Kilometer Nol melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh dan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang.
Kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan wisata berkelanjutan dengan tetap mengedepankan aspek konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Penandatanganan dilakukan secara simbolis oleh Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, serta Deputi Komersial dan Investasi BPKS Sabang, Teuku Ardiansyah di Aula Pulau Weh Kantor Wali Kota Sabang, Jum'at (8/5/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI, T. A. Khalid, Dirjen KSDAE Kementerian Kehutanan, Satyawan Pudyatmoko, Sekretaris Daerah Kota Sabang, Andri Nourman, serta Kepala BPKS, Iskandar Zulkarnain.
Suradji Junus menilai kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antarinstansi untuk mendorong pengembangan kawasan Kilometer Nol sebagai salah satu destinasi unggulan di Kota Sabang. Menurutnya, penataan kawasan wisata harus dilakukan secara terarah agar tetap menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Ia mengatakan kawasan Kilometer Nol tidak hanya memiliki nilai simbolis sebagai titik paling barat Indonesia, tetapi juga menyimpan potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata. Karena itu, pengelolaannya perlu dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
“Pengembangan kawasan ini harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, baik dari sisi ekonomi maupun peluang usaha pariwisata. Karena itu kolaborasi semua pihak sangat diperlukan,” ujar Suradji.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI, T.A. Khalid, menyebutkan kerja sama tersebut menjadi bentuk sinergi antarlembaga negara dalam menata kawasan wisata Kilometer Nol agar semakin tertib dan menarik bagi wisatawan. Ia berharap penguatan pengelolaan kawasan dapat berdampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Sabang.[RED]

0 Komentar