
Foto | Suasana prosesi peusijuk jamaah calon haji Kota Sabang sebagai bentuk doa dan restu sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Sabang.AGN – Prosesi peusijuk jamaah calon haji kembali digelar di Kota Sabang sebagai bagian dari tradisi yang sarat makna. Kegiatan ini menjadi simbol doa dan restu bagi para calon jamaah sebelum berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Sekretaris Daerah Kota Sabang, Andri Nourman, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang kembali diberikan kepada para calon jamaah. Ia menyebut momen ini sebagai anugerah yang patut disyukuri bersama oleh seluruh masyarakat.
Menurutnya, rangkaian persiapan ibadah haji yang telah dilalui, termasuk manasik, menjadi bekal penting sebelum menjalani ibadah yang sesungguhnya. Ia mengingatkan bahwa proses tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi fondasi dalam memahami tata cara pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Tradisi peusijuk sendiri, lanjutnya, telah menjadi bagian yang melekat dalam kehidupan masyarakat Aceh. Prosesi ini tidak hanya bermakna simbolis, tetapi juga sebagai wujud harapan agar seluruh jamaah memperoleh keberkahan dan kelancaran selama menjalankan ibadah.
Dalam kesempatan itu, Sekda juga menekankan beberapa hal penting yang harus diperhatikan para calon jamaah. Persiapan fisik dan kesehatan menjadi prioritas utama, mengingat ibadah haji membutuhkan stamina yang prima dalam setiap rangkaiannya.
Selain itu, ia mengingatkan agar seluruh dokumen perjalanan seperti paspor, visa, serta perlengkapan lainnya dipastikan dalam kondisi lengkap. Peran keluarga dan panitia dinilai penting dalam membantu memastikan tidak ada hal yang terlewat menjelang keberangkatan.
Di akhir sambutannya, Sekda berharap seluruh calon jamaah dapat berangkat dan kembali dalam kondisi selamat. Ia juga mendoakan agar ibadah yang dijalankan membawa predikat haji dan hajjah yang mabrur serta menjadi kebanggaan bagi keluarga dan daerah.[RED]
0 Komentar