
Foto | Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Sabang, Murdiana foto bersama staf dan Duta Wisata Kota Sabang saat berada di atas KP Wisanggeni
8005
Sabang.AGN – Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang melalui Kepala Bidang Pemasaran, Murdiana, menyampaikan bahwa pelaksanaan Festival Gampong Kuta Barat 2026 memiliki sejumlah tujuan strategis dalam mendorong pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
Menurutnya, festival ini tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya nyata dalam mengangkat potensi lokal ke tingkat yang lebih luas, Sabtu (25/1/2026).
“Festival Gampong Kuta Barat bertujuan untuk melestarikan dan mempromosikan budaya Aceh, khususnya dalam hal tarian tradisional, musik, serta kuliner khas daerah,” ujar Murdiana.
Selain itu, festival ini juga menjadi sarana promosi pariwisata Kota Sabang. Dengan menghadirkan berbagai atraksi menarik, kegiatan ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan pendapatan daerah dan mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Tidak hanya itu, festival ini juga mengusung konsep wisata edukasi maritim. Melalui kegiatan open ship Kapal Polisi Wisanggeni 8005, masyarakat diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat peran Polairud dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut.
“Ini juga menjadi momentum untuk mengukuhkan identitas lokal Sabang. Festival ini mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi ruang untuk merayakan keunikan budaya yang dimiliki,” tambahnya.
Event bertajuk “Festival Gampong Kuta Barat 2026” ini mengusung tema “Satu Gampong, Seribu Rasa, Sejuta Karya” dan dilaksanakan selama satu hari, yakni Sabtu, 25 April 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, bertempat di Dermaga CT-1 BPKS Sabang.
Penyelenggara menargetkan sekitar 2.000 pengunjung hadir dalam kegiatan tersebut. Festival ini diharapkan mampu memperkuat citra Sabang sebagai destinasi wisata unggulan dengan keindahan alam dan kekayaan budaya yang khas.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, pedagang lokal, serta pelaku ekonomi kreatif lainnya.
Adapun rangkaian kegiatan dalam festival ini meliputi opening ceremony, bazar UMKM, khanduri kuah beulangong, wisata edukasi melalui open ship Kapal Wisanggeni 8005, serta pagelaran seni dan budaya.
Pagelaran seni akan menampilkan tarian tradisional dan kreasi khas Aceh dari sanggar seni Gampong Kuta Barat, serta pertunjukan musik etnik Sabang yang melibatkan komunitas dan talenta muda setempat.
Kegiatan ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Sabang Tahun 2026.
Pemerintah Kota Sabang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, di antaranya panitia pelaksana, Geuchik Gampong Kuta Barat, BPKS Sabang, serta para sponsor seperti Bank BSI Cabang Sabang, Bank Aceh Syariah Cabang Sabang, dan Rumah BUMN.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Komandan Kapal Polisi Wisanggeni 8005 serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Berkat dukungan semua pihak, kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar dan sukses sebagaimana yang diharapkan,” tutup Murdiana.
0 Komentar