Festival Kuta Barat 2026 Hadirkan Rasa dan Karya Lokal

 

Foto | Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susetya saat memberikan kata sambutan saat pembukaan Festival Gampong Kuta Barat 2026 di Dermaga CT-1 BPKS 

Sabang.AGN – Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Pariwisata kembali menunjukkan komitmennya dalam menggerakkan sektor pariwisata berbasis masyarakat. 

Kali ini, melalui event bertajuk Festival Gampong Kuta Barat 2026 yang mengusung tema “Satu Gampong, Seribu Rasa, Sejuta Karya”, kegiatan tersebut digelar meriah di Dermaga CT-1 BPKS Sabang, Sabtu (25/4/2026).

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susetya, mengatakan bahwa sektor pariwisata saat ini tengah mengalami tren positif dan menjadi salah satu andalan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pariwisata saat ini sedang naik daun. Karena itu, sektor ini harus menjadi target utama dalam peningkatan ekonomi. Hampir di setiap daerah, sektor pariwisata menunjukkan perkembangan signifikan. Melalui kegiatan Festival Gampong Kuta Barat ini, kami ingin terus mendorong potensi tersebut agar lebih berkembang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Gampong Kuta Barat memiliki kekayaan potensi yang cukup besar, mulai dari kuliner khas, seni budaya, hingga kreativitas masyarakat yang unik dan bernilai jual tinggi. Namun demikian, potensi tersebut dinilai masih belum terekspos secara maksimal kepada publik luas.

“Melalui festival ini, kita ingin membuka ruang promosi bagi potensi lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM, mempererat kebersamaan masyarakat, serta menarik minat kunjungan wisatawan ke Sabang,” tambahnya.

Festival Gampong Kuta Barat 2026 dikemas dengan beragam kegiatan menarik yang melibatkan langsung masyarakat. Mulai dari bazar UMKM yang menyajikan aneka produk lokal, hingga tradisi makan bersama khanduri kuah beulangong yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Selain itu, pengunjung juga disuguhkan dengan pagelaran seni budaya yang menampilkan kearifan lokal, serta pengalaman unik melalui kegiatan open ship Kapal Wisanggeni 8005 yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat armada tersebut.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Sabang berharap konsep desa wisata tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat gampong, sekaligus memperkuat posisi Sabang sebagai destinasi wisata unggulan di Aceh.[RED]

0 Komentar