![]() |
| Foto | Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia (tengah) mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar lebih selektif dalam memilih jasa travel |
Sabang.AGN – Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar lebih selektif dalam memilih jasa travel selama berkunjung ke daerah tersebut. Imbauan ini disampaikan menyusul ditemukannya sejumlah travel yang diduga tidak resmi namun tetap beroperasi.
Menurut Harry, dalam beberapa hari terakhir pihaknya menerima laporan serta melakukan pemantauan terhadap aktivitas travel yang tidak terdaftar. Oknum tersebut diketahui menawarkan jasa dengan tarif yang dinilai tidak wajar, bahkan melebihi standar harga yang telah disepakati.
“Kami mengimbau wisatawan agar menggunakan jasa travel resmi yang sudah terdaftar dan memiliki standar tarif yang jelas. Ada informasi terkait oknum yang menawarkan rental dengan harga di luar kewajaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebagian besar pelaku usaha travel dan pemandu wisata di Sabang selama ini telah menjalankan usaha sesuai aturan yang berlaku. Dengan memilih layanan resmi, wisatawan tidak hanya mendapatkan kenyamanan, tetapi juga kepastian harga selama berlibur.
Harry menegaskan pentingnya kewaspadaan wisatawan agar tidak menjadi korban praktik pungutan liar yang berpotensi merugikan sekaligus mencoreng citra pariwisata Sabang.
“Kami harapkan wisatawan lebih berhati-hati dan memastikan menggunakan jasa travel yang legal dengan tarif sesuai standar,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat maupun wisatawan untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan praktik travel ilegal atau pungutan yang tidak sesuai ketentuan kepada instansi terkait maupun aparat penegak hukum.
Di akhir keterangannya, Harry mengajak wisatawan untuk tetap menikmati liburan dengan aman dan nyaman di Sabang. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama masyarakat terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi setiap pengunjung yang datang ke kota paling barat Indonesia tersebut.[RED]

0 Komentar